Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Wisata Jatim

Daftar Hotel Penginapan Murah di Lamongan

Anda akan mencari Daftar Hotel Penginapan Murah di Lamongan ? Sebelum menginjak ke daftar tersebut, berikut selayang pandang mengenai kota bahari ini.  Lamongan adalah sebuah daerah tua yang sudah dikenal sejak beberapa ratus tahun silam, dan berada diareal pesisir utara Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Sebagian besar wilayahnya terdiri dari areal perbukitan.  Kabupaten ini mempunyai beberapa tempat wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi dan layak dikomersialkan baik untuk wisatawan domestik maupun asing, khususnya di daerah pantai. Beberapa objek wisata yang banyak dikunjungi dan dikenal oleh masyarakat Indonesia diantaranya adalah:  Wisata Bahari Lamongan ( WBL )   Berada di Pantura Lamongan, yakni di Kecamatan Paciran. Daerah ini dulunya dikenal sebagai Pantai Tanjung Kodok karena terdapat karang yang menjorok ke laut menyerupai katak. Wisata Bahari Lamongan dibangun pada tahun 2004 dan dikembangkan dengan konsep sebagai Wisata Bahari dan W...

Museum TNI AL Loka Jala Crana

Museum TNI AL Loka Jala Crana dibangun pada 19 September 1969 dengan nama Museum Angkatan Laut, kemudian disahkan oleh Ibu R Mulyadi. Museum angkatan laut ini didedikasikan untuk kadet angkatan laut dan sarana pembelajaran dalam hal sejarah. Seiring dengan waktu, kemudian diubah namanya menjadi Museum TNI-AL pada tanggal 10 Juli 1973, hingga akhirnya namanya menjadi Museum Angkatan Laut Loka Jala Crana pada tanggal 6 Oktober 1979.  Museum TNI AL Loka Jala Crana ini berada Morokrembangan Surabaya, di bawah naungan Akademi Angkatan Laut dan Komando, Pendidikan & Pengembangan Angkatan Laut untuk tentara, petugas dan bintara.  Ketika kita berada di Museum ini, kita diingatkan mengenai sejarah tentang Angkatan Laut Indonesia, yaitu tentang Revolusi Fisik, ditambah lagi museum ini memiliki koleksi yang berhubungan dengan revolusi, termasuk kapal perang dengan meriam, pesawat, helikopter, Tank Amfibi PT 76, bidang artileri dan pertahanan udara, senjata api; dari pist...

Kebun Binatang Surabaya

Kebun Binatang Surabaya (KBS)merupakan salah satu kebun binatang yang populer di Indonesia, disamping koleksi satwanya yang cukup banyak, areal yang cukup luas dan tentunya karena letaknya yang sangat strategis berada di tengah kota. Kebun binatang ini mempunya aneka ragam jenis binatang tropis dan juga mempunyai Aquarium, karantina toxidemi dan ruang nokturama untuk binatang malam. KBS merupakan kebun binatang yang terbesar tidak hanya di Indonesia namun juga di Asia Tenggara. Didalamnya terdapat lebih dari 300 spesies satwa yang berbeda dan terdiri lebih dari 4300-an binatang, bahkan ada pula satwa langka Indonesia maupun dunia yang terdiri dari Mamalia, Aves, Reptilia, Pisces. Kebun binatang surabaya ini merupakan tempat yang sangat layak untuk dikunjungi oleh anda sekeluarga karena faktor letaknya yang berada di tengah-tengah kota Surabaya, diantara kesibukan kota metropolis ternyata masih dapat kita temukan tempat berbagai macam satwa yang sebagian besar biasanya hidup ...

Festival Rujak Uleg Surabaya

Festival Rujak uleg ....Rujak aja ada festival nya lhoh, dimana lagi kalo bukan di Surabaya. Rujak Uleg merupakan makanan tradisional yang pada umumnya dari Jawa Timur, dan lebih khusus lagi dari Surabaya. Rujak uleg merupakan rujak dengan saus petis dan ulegan kacang, cabe dan bawang putih. Sedangkan isinya adalah sayuran mentimun, kangkung, tauge, dan isi yang lain adalah lontong, tempe dan tahu. Pada acara hari jadi kota Surabaya yang diselenggarakan tiap tahun dibulan Mei, pasti diadakan festival rujak uleg sebagai ikon makanan khas Surabaya. Pesertanya membludak lebih dari 1000 peserta akan berkumpul di daerah Kembang Jepun untuk mengadakan festival yang banyak dimeriahkan ibu-ibu ini.  Festival Rujak Uleg merupakan festival tahunan di Surabaya, dan pesertanya tidak hanya dari penduduk lokal surabaya saja namun juga banyak yang dari luar kota surabaya dimana sebagian besar berasal dari penjual Rujak Uleg dari seluruh wilayah di Jawa Timur. Gimana penontonnya...wo...

Klenteng Hong Tiek Hian Surabaya

Klenteng Hong Tiek Hian atau biasa disebut juga sebagai Klenteng Dukuh, alamatnya berada di jalan Dukuh Surabaya. Tempat ibadah ini praktis tidak mempunyai halaman karena terdiri dari 2 bangunan yang dipisahkan oleh sebuah gang, dan kedua bangunan tersebut di jembatani oleh sebuah jembatan yang dijaga 2 ekor naga. Pada lantai 1 terdapat Altar Macko dan Kong Co, dan pada lantai 2 terdapat Altar untuk Buddha, Dewi Kwan Im dan beberapa dewi-dewi lainnya. Alkisah Klenteng Hong Tiek Hian ini telah berdiri ratusan tahun lalu dan dibangun ketika tentara Tartar pada masa Khu Bilai Khan datang untuk menghukum kerajaan Singasari atau sekitara masa awal cikal bakal pendirian kerajaan Majapahit. Dengan begitu, Klenteng Hong Tiek Hian ini merupakan klenteng tertua di Surabaya, dimana letaknya pun berada didaerah Pecinan.  Tempat ibadah penganut Khong Hu Chu ini sangat ramai dikunjungi tiap harinya. Selain untuk tempat ibadah, di klenteng ini juga diselenggarakan acara acara semisal...

Tugu Pahlawan Surabaya

Tugu Pahlawan Surabaya dibangun untuk menghormati pahlawan pahlawan maupun rakyat sipil Surabaya yang gugur selama pertempuran besar melawan tentara sekutu yang ditunggangi oleh NICA yang ingin menduduki kembali Surabaya pada 10 November 1945.  Ir. Soekarno, Presiden Pertama RI, pada tanggal 10 Nopember 1951 melakukan peletakan batu pertama didampingi oleh walikota Surabaya Doel Arnowo. Setahun kemudian Tugu Pahlawan Surabaya ini diresmikan oleh Presiden Soekarno didampingi oleh R Moestadjab Soemowidigo walikota surabaya pada saat itu. Tugu ini dibangun berbentuk "paku terbalik” yakni sisi atas runcing, mempunyai ketinggian 40,45 meter. Di bagian bawah monumen berhiaskan ukiran "Trisula" bergambar,' "Cakra", '"Stamba" dan' "Padma" yang merupakan simbol api perjuangan. Di areal tugu ini, terdapat Museum 10 November. Dimana dibangun untuk lebih memperjelas keberadaan Tugu Pahlawan tersebut sekaligus sebagai penyimp...

Monkasel Monumen Kapal Selam Surabaya

Monkasel Monumen Kapal Selam Surabaya terletak di pinggiran kali Mas di Jalan Pemuda merupakan salah satu tujuan wisata yang ada di kota pahlawan ini dan letaknya di tengah kota Surabaya. Monumen ini terbuat dari Kapal selam asli yang pernah di gunakan oleh armada TNI AL, yakni KRI Pasopati dengan nomor lambung 410. Kapal selam SS tipe Whisky Class ini dulunya buatan negara Rusia di tahun 1952, dan kemudian dipakai oleh armada TNI AL sejak tahun 1962 dan di pensiunkan pada tahun 1987. Kapal Selam Pasopati ini berjasa dalam beberapa operasi militer diantaranya untuk merebut Irian Barat atau Papua dan juga Timor Timur. Tiket masuk ke Monkasel atau Monumen Kapal Selam adalah sebesar Rp 5000 per orang, dimana anda bisa memasuki kompleks Monkasel, masuk ke dalam kapal selam Monkasel dan menonton Video Rama mengenai sejarah Monkasel. Di dalam ruangan Monkasel Monumen kapal selam , anda bisa melihat lihat isi dalam dari KRI Pasopati yang sudah di repair namun tetap mempertahankan be...

Klenteng Sanggar Agung Surabaya

Klenteng Sanggar Agung atau Klenteng Hong San Tan merupakan klenteng untuk jemaat Tri Darma, yaitu Kong Hu Cu, Buddha, dan Tao beralamatkan di Jalan Sukolilo no 100, Pantai Kenjeran Surabaya. Klenteng Sanggar Agung ini mempunyai design, lingkungan yang khas disamping tentunya juga mempunyai bentuk bangunan yang unik dan menakjubkan sebagaimana klenteng lain yang sering kita jumpai. Didalam bangunan klenteng merupakan bagian yang indah, yakni terdapat patung Dewi Kwan Im Pouw Sat dan empat pelindungnya. Disamping itu juga terdapat 2 patung naga di sisi kiri dan kanan patung dewi Kwan Im yang panjangnya mencapai 6 M. Tinggi patung Kwan Im sendiri adalah kurang lebih 20 m dan tampak indah sebagaimana sebuah karya seni. Patung Kwan Im dibangun setelah 2 tahun pembangunan kuil. Kelenteng ini terbuka untuk umum, sehingga pengunjung yang datang tidak hanya para jemaat Tri Darma, dan juga dari wisatawan yang ingin menikmati suasana, melihat klenteng ini dan yang ingin menggambi...

Masjid Al Akbar Surabaya

Masjid Al Akbar – Surabaya. Bangunan masjid ini berdiri dilokasi tanah seluas 11,2 hektar dengan luas bangunannya sendiri adalah 28.509 meter persegi. Bilamana anda menuju jalan tol surabaya ke porong, maka anda bisa melihat kemegahan masjid yang berada di wilayah Pagesangan Surabaya ini. Masjid Nasional Al-Akbar atau dikenal dengan nama Masjid Agung Surabaya oleh warga kota pahlawan ini ini merupakan masjid terbesar kedua di Indonesia. Pembangunan masjid Al Akbar ini memakan waktu selama kurang lebih 5 tahun dan digagas oleh H. Soenarto Soemoprawiro, mantan Walikota Surabaya saat itu. Pembangunan dimulai pada tanggal 4 Agustus 1995 dan kemudian diresmikan oleh Almarhum KH. Abdurrahman Wahid, mantan Presiden RI, pada tanggal 10 Nopember 2000. Kesan sejuk kita rasakan dikala mata memandang masjid ini adalah karena desain kubah masjid yang berbentuk menyerupai struktur daun dan warnanya kombinasi hijau dan biru. Dan tentu saja selain kesan sejuk maka Corak tersebut semakin men...

Monumen jalesveva Jayamahe Monjaya Surabaya

Monumen jalesveva Jayamahe atau biasa disebut Mojaya dibangun untuk mengenang dan mengingatkan pada generasi penerus bangsa bahwa nenek moyang kita adalah pelaut pelaut ulung yang mampu menjelajah benua. Jalesveva Jayamahe artinya di laut kita tetap jaya, di representasikan oleh patung seorang perwira menengah TNI Angakatan Laut berpakaian lengkap yang sedang menatap ke arah laut.  Patung perwira menengah ini merupakan sosok tunas bangsa yang mewakili generasi penerus dan penuh keyakinan siap menghadang dan menerjang ganasnya ombak dilautan yang tentunya juga siap menempuh badai sepanjang perjalanan menuju ke arah yang di tujukan yakni cita-cita bangsa Indonesia dalam wadah NKRI yang adil dan makmur. Monumen Jalasveva Jayamahe merupakan “tetenger” atau tanda dilaksanakannya tongkat estafet dari generasi lama ke generasi baru untuk menyelesaikan tugasnya dan begitu pula pada generasi berikutnya. Bangunan di kawasan ujung Surabaya juga bisa di gunakan sebagai menara lamp...

Masjid Ampel dan Makam Sunan Ampel Surabaya

Masjid Ampel Surabaya ~ Bagi para peziarah atau wisatawan religi maka masjid dikota surabaya ini sangatlah terkenal. Di belakang Masjid Ampel anda bisa berziarah ke makam Salah satu Wali yang menyebarkan agama islam di pulau jawa yakni makam Sunan Ampel yang meninggal pada 1481. Di samping itu, kawasan ini juga terkenal karena keberadaan Kampung Arab yakni sebuah pemukiman yang sebagian besar ditempati keturunan Arab Yaman dan Cina yang sudah menetap ratusan tahun untuk berdagang.  Di bulan ramadhan, masjid Sunan Ampel sangatlah ramai oleh peziarah, bahkan jumlah pengunjung bisa meningkat 2x lipat dibandingkan hari biasa yang rata rata mencapai 2.000 orang. Jumlah Pengunjung pun akan semakin ramai pada saat “maleman” atau puasa ramadhan malam tanggal tanggal ganjil yakni tanggal 21, 23, 25, 27, 29 dengan jumlah di atas 10 ribu orang, bahkan bisa mencapai 20 ribu orang. Jadi bisa anda bayangkan sendiri betapa ramainya, subhanalloh...seorang wali yang berilmu tinggi dan mengab...

Museum House of Sampoerna

Museum House of Sampoerna merupakan gedung megah nan anggun bergaya kolonial Belanda ini dibangun pada tahun 1858 dan saat ini telah menjadi situs bersejarah yang patut untuk terus dilestarikan. Awal mulanya gedung ini digunakan sebagai panti asuhan yang dikelola oleh Belanda. Pada 1932 dibeli oleh Liem Seeng Tee, pendiri Sampoerna, yakni untuk tempat produksi rokok pertama Sampoerna. Gedung inipun masih berfungsi sebagai tempat produksi salah satu produk rokok bergengsi di Indonesia yakni Dji Sam Soe. Pada peringatan ulang tahun ke-90 Sampoerna yakni di tahun 2003, kompleks utama telah direnovasi hingga akhirnya terbuka untuk umum. Auditorium sentral dalam bangunan ini telah dijadikan museum dan di bagian timurnya telah diubah menjadi kafe, kios merchandise dan galeri seni. Sedangkan, bangunan sisi barat tetap menjadi rumah tinggal keluarga pendirinya.  Museum House of Sampoerna adalah salah satu tempat yang wajib dikunjungi bilamana kita berkunjung ke surabaya ...

Masjid Cheng Ho Surabaya

Masjid Cheng Hoo Surabaya merupakan sebuah Masjid bercorak Muslim Tionghoa, terletak di jalan Gading, Ketabang – Genteng Surabaya, kurang lebih sekitar 1km sebelah utara Gedung Balaikota Surabaya. Masjid bernuansa Tionghoa ini didirikan atas prakarsa dan usaha sesepuh, penasehat, pengurus PITI dan juga pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Indonesia Jawa Timur serta tokoh masyarakat Tionghoa di Surabaya.  Peletakan batu pertama pada tanggal 15 Oktober 2001 yang bertepatan dengan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW namun pembangunannya sendiri baru dimulai pada tanggal 10 Maret 2002 yang kemudian di resmikan pada 13 Oktober 2002.  Masjid Cheng Ho Surabaya ini bangunannya menyerupai kelenteng (rumah ibadah umat Tri Dharma) dan berada di area komplek gedung serba guna Pembina Imam Tauhid Islam (PITI) Jatim Jalan Gading No.2 (Belakang Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa) Surabaya.  Cat Masjid ini sangat dominan oleh warna merah, hijau, dan kuning. Sedangkan Orna...

Monumen Bambu Runcing Surabaya

Monumen Bambu Runcing ~ sepotong bambu yang diruncingkan ujungnya adalah identik dengan salah satu senjata tradisional di era perang kemerdekaan yang digunakan oleh tentara Indonesia dalam pertempuran melawan kolonialisme Belanda terutama pada perang 10 Nopember 1945. Pada masa perang tersebut, sepotong bambu yang diruncingi ujungnya atau laksana tombak digunakan untuk menusuk musuh. Kenapa harus bambu runcing? Hal ini dibuat berkaitan dengan terbatasnya senjata modern yang ada, disamping itu juga untuk menunjukan betapa tinggi semangat di antara para prajurit sebagai warga sipil Indonesia.  Untuk memperingati patriotisme itulah maka Monumen Bambu Runcing ini dulu dibangun, dan dipilih diletakkan di jalan Panglima Sudirman. Monumen ini merupakan ikon pariwisata kota Surabaya yang berhubungan dengan situs sejarah perjuangan bangsa. Monumen ini terdiri dari 5 pilar dengan tinggi masing masing yang tidak sama dan dibentuk seperti bambu runcing. Pada saat tertentu, terdapat air ...

Wisata Jembatan Suramadu

Jembatan Suramadu ~ Sungguh indah dan megahnya yang membentang menghubungkan surabaya dengan pulau madura ini ketika kita lihat dari kejauhan, seakan awan mendung menyelimutinya sehingga jembatan ini bertambah elok. Hingga wajar bila banyak wisatawan manca dan domestik yang mengunjunginya di akhir pekan. Tak heran bila jembatan Suramadu ini menjadi kebanggaan masyarakat Surabaya Madura khususnya dan masyarakat Indonesia umummya. Jembatan ini menghubungkan antara Pulau Jawa (surabaya) melalui Selat Madura dengan pulau Madura tepatnya di pelabuhan Kamal Madura. Jembatan ini merupakan yang terpanjang di Indonesia untuk saat ini, mempunyai panjang 5.438 m dan lebar 30 m. Tujuan pembangunan Jembatan Suramadu adalah untuk meningkatkan percepatan pertumbuhan ekonomi dikawasan sekitar, pembangunan pulau Madura dan juga pariwisata jawa timur. Bila anda ingin menikmati pemandangan Jembatan Suramadu dari kejauhan bisa menggunakan kapal wisata. Bila anda ingin menikmati pemandan...

Wisata Lumpur Lapindo

Wisata lumpur lapindo ~ Dibalik bencana selalu ada hikmah yang bisa diambil, malah sekarang sepertinya menjadi trend untuk mengunjungi daerah yang tertimpa musibah. Wisata bencana merupakan salah satu tipe wisata yang kini menjadi hal yang lumrah dan seolah bukan merupakan hal yang tabu lagi. Lihat saja setiap ada bencana yang bisa dijangkau, pasti akan ramai dikunjungi oleh masyarakat yang hanya datang untuk sekedar melihat saja, mulai dari bencana alam hingga kecelakaan pesawat yang berada tinggi di atas gunung pun pasti akan dikunjungi oleh masyarakat asal masih bisa di jangkau.  Dengan mengunjungi lokasi kejadian bencana seolah kita diasah untuk bersimpati pada kelompok masayarakat yang menjadi korban. Salah satu diantaranya adalah musibah Lumpur Lapindo yang sangat dimungkinkan karena kesalahan prosedur kerja saat ini juga menjadi salah satu obyek wisata bencana di Jawa Timur yang berlokasi di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.  Salah satu lokasi dimana an...

Tempat Wisata Surabaya

Tempat Wisata Surabaya atau obyek wisata di kota yang terkenal dengan patung Sura dan Buaya ini sangatlah banyak. Apalagi mengingat bahwa kota ini merupakan kota tua yang telah berdiri sejak zaman kerajaan dulu kala yang bernama ujung galuh. Selain itu, kota ini merupakan kota metropolitan yang terkenal sebagai pusat bisnis, perdagangan dan Industri yang dihuni oleh multi etnis, suku dan warga negara asing pun banyak disini maka tak heran bilamana surabaya mempunyai aneka ragam budaya dan tentunya juga geliat kehidupan yang seakan tak pernah berhenti baik siang maupun malam. Beraneka ragam obyek/tempat wisata surabaya yang tentunya sangat menarik sebagai tujuan liburan sekeluarga. Dan bagi anda yang mau berkunjung ke kota pahlawan ini maka berikut daftar tempat wisata surabaya, dan masing masing akan dijelaskan di artikel yang terpisah.  Balai Kota Waterpark Citra Raya Festival Rujak Uleg   Gedung Grahadi  Gedung PTPN Surabaya  House of Sampoerna ...

Selamat Datang Di Surabaya

Pernahkah anda ke jawa timur dan apa yang anda ingat mengenai jawa timur? Tentu saja kota Surabaya kan? Surabaya memang mudah diingat karena merupakan ibukota propinsi Jawa Timur dan sebagai kota terbesar kedua setelah Jakarta. Dengan jumlah penduduknya yang lebih dari 3 juta orang, menjadikan kota ini sebagai kota Metropolis dengan beraneka ragam budaya. Disamping itu tentu saja kota ini menjadi salah satu pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di Indonesia. Nama Surabaya, sesuai dengan etimologinya, berasal dari dua kata yakni Sura ata Suro dan Baya atau Boyo, dalam bahasa Jawa. Suro adalah jenis ikan hiu, sedang boyo adalah istilah bahasa jawa untuk buaya. Menurut mitos, dua hewan ini merupakah hewan paling kuat yang juga menjadi simbol kota Surabaya sampai saat ini. Disamping itu ada juga pendapat lain yang mengatakan bahwa nama Surabaya juga diambil dari istilah Sura Ing Baya, yang berarti "berani menghadapi bahaya". Surabaya merupakan pelabuh...

Sejarah Hotel Santika di Indonesia

PT. Grahawita Santika didirikan untuk mengelola bisnis perhotelan di bawah Kelompok Kompas Gramedia pada tanggal 22 Agustus 1981. Hotel Soeti adalah hotel pertama yang dibeli dari pemiliknya, Ibu Soetiyah Pudjosuwarno. Cikal bakal Hotel Santika ini terletak di Jalan Sumatra No. 52-54, Bandung. Pada tahun 1988, hotel sederhana dengan 33 kamar yang dibangun di area seluas 3.200 meter persegi ini direnovasi menjadi 70 kamar. Setelah renovasi tersebut selesai, hotel ini diresmikan sebagai Hotel Santika Bandung berbintang tiga oleh Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi, Susilo Sudarman pada tanggal 27 Maret 1989. Hotel Santika Bandung inilah yang menjadi pelopor pendirian Santika Indonesia Hotels & Resorts. [1] Latar belakang pendirian Hotel Santika ini disebabkan pembredelan harian Kompas pada tahun 1978. Oleh karena itu, para pendiri Kelompok Kompas Gramedia harus memikirkan diversifikasi unit bisnis di luar bisnis intinya sebagai media komunikasi. Mereka membuat ren...

Melihat Penyu Bertelur

Melihat ayam bertelur? Ah udah biasa. Bagaimana kalo melihat penyu yang dengan bersusah payah mendarat di pantai, menggali lubang, dan bertelur? Datanglah ke daerah Taman Nasional Meru Betiri (berbatasan dengan wilayah Jember), tepatnya daerah Pantai Sukamade, Pantai ngagelan, pantai Trianggulasi sampai dengan pantai Bedul. Tempat wisata satu ini layak untuk anda perhitungkan.  Daerah pantai ini menjadi sangat istimewa karena merupakan tempat mereka bertelur. Bahkan dari tujuh jenis penyu yang ada didunia, empat diantaranya singgah di tempat ini untuk menetaskan telurnya. Empat jenis penyu tersebut adalah penyu abu-abu atau lekang (lupidochelys olivaceae), penyu sisik (eretmochelys imbricate), penyu belimbing (darmochelys coreacea), dan penyu hijau (chelonian mydas). Tiap tiap jenis penyu diatas mempunyai jadwal tertentu untuk bertelur. Penyu abu-abu atau lekang akan bertelur sekitar April sampai juli, penyu sisik dan penyu hijau akan bertelur pada November sampai janua...