Skip to main content

Klenteng Hong Tiek Hian Surabaya

Klenteng Hong Tiek Hian atau biasa disebut juga sebagai Klenteng Dukuh, alamatnya berada di jalan Dukuh Surabaya. Tempat ibadah ini praktis tidak mempunyai halaman karena terdiri dari 2 bangunan yang dipisahkan oleh sebuah gang, dan kedua bangunan tersebut di jembatani oleh sebuah jembatan yang dijaga 2 ekor naga. Pada lantai 1 terdapat Altar Macko dan Kong Co, dan pada lantai 2 terdapat Altar untuk Buddha, Dewi Kwan Im dan beberapa dewi-dewi lainnya.

Alkisah Klenteng Hong Tiek Hian ini telah berdiri ratusan tahun lalu dan dibangun ketika tentara Tartar pada masa Khu Bilai Khan datang untuk menghukum kerajaan Singasari atau sekitara masa awal cikal bakal pendirian kerajaan Majapahit. Dengan begitu, Klenteng Hong Tiek Hian ini merupakan klenteng tertua di Surabaya, dimana letaknya pun berada didaerah Pecinan. 

Tempat ibadah penganut Khong Hu Chu ini sangat ramai dikunjungi tiap harinya. Selain untuk tempat ibadah, di klenteng ini juga diselenggarakan acara acara semisal pertunjukan wayang Pho Tee Hi dengan cerita-cerita Mandarin, dan juga acara acara lain terutama disaat Imlek. 

Disamping itu, ditempat ibadah ini juga di jual alat sembahyang bagi penganut Khong Hu Chu yang bisa dikategorikan lengkap termasuk uang-uang kertas. 

Selamat berwisata di Klenteng Hong Tiek Hian

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)