Tuesday, November 30, 2010
Monday, November 29, 2010
Sunday, November 28, 2010
Saturday, November 27, 2010
Friday, November 26, 2010
Thursday, November 25, 2010
Wednesday, November 24, 2010
Tuesday, November 23, 2010
Korsel dan Korut Saling Tuding Jadi Pemicu Konflik
Author
wahw33d
,
@
Tuesday, November 23, 2010

ist
Situasi Pulau Yeonpyeong di wilayah perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan yang jadi rebutan kedua negara itu, pasca serangan, Selasa (23/11/2010) siang.
YEONPYEONG --- Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) saling tuding sebagai pihak yang memulai aksi tembak menembak, Selasa (23/11/2010) siang. Pihak Horut menuduh Korsel menembak lebih dulu. Namun Korsel menuding Korutlah yang memulai penembakan.
Serangan ini dikatakan seranan paling serius sejak perang Korea berakhir sekitar 50 tahun lalu hingga saat ini. Dalam aksi tembak menembak selama sekitar satu jam sejak pukul 14.30 hingga 15.30 waktu setempat itu, puluhan peluru artileri Korut mendarat di Pulau Yeonpyeong, Korsel.
Peristiwa itu menewaskan dua tentara Korsel dan melukai sekitar 50 tentara dan penduduk sipil. Korea Selatan mengatakan militernya melakukan latihan di dekat Pulau Yeonpyeong, tetapi tidak menembak ke arah Korut. Korea Selatan menyebut peristiwa ini merupakan pelanggaran atas gencatan senjata kedua negara.
Sebelumnya, Korsel mengatakan, militer Korut menembakkan sekitar 200 peluru artileri ke salah satu pulau Korsel di dekat wilayah perbatasan bagian barat yang diperebutkan dengan Korut.
Para saksi mata di Pulau Yeonpyeong menuturkan mereka melihat asap membumbung dari gedung-gedung yang rusak. Mereka mengatakan sebagian peluru artileri mengenai pangkalan militer Korsel di Pulau Yeonpyeon.
Dikecam
Wartawan BBC di ibukota Korea Selatan, Seoul Roland Buerk melaporkan bahwa tembak menembak ini merupakan salah satu yang paling serius sejak perang Korea berakhir setengah abad lalu.
Sementara itu, pemerintah Rusia dan Amerika Serikat mengecam tindakan Korea Utara, meski Cina sebagai mitra utama Korea Utara menolak menyalahkan sekutunya. Beijing menyerukan kedua negara bekerja guna menciptakan perdamaian dan kestabilan.
Cina mengatakan kedua pihak harus lebih banyak berbuat guna menciptakan perdamaian. Kementerian Luar Negeri Cina menegaskan perundingan enam negara mutlak dilanjutkan.
Bank sentral Korea Selatan mengadakan pertemuan darurat guna menilai imbas insiden ini terhadap pasar keuangan internasional.
Tembak menembak artileri ini terjadi ketika utusan khusus Amerika Serikat untuk Korea Utara Stephen Bosworth menutup kemungkinan menggelar kembali perundingan enam pihak tentang Korea Utara selama Pyongyang melanjutkan program nuklir.
Ketika berbicara di Jepang, Bosworth mengatakan Korea Utara membangun fasilitas baru untuk pengayaan uranium.
Informasi kegiatan nuklir Korea Utara diungkapkan oleh beberapa ilmuwan Amerika yang diundang pemerintah Korea Utara untuk mengunjungi fasilitas nuklir yang baru.
Serangan ini dikatakan seranan paling serius sejak perang Korea berakhir sekitar 50 tahun lalu hingga saat ini. Dalam aksi tembak menembak selama sekitar satu jam sejak pukul 14.30 hingga 15.30 waktu setempat itu, puluhan peluru artileri Korut mendarat di Pulau Yeonpyeong, Korsel.
Peristiwa itu menewaskan dua tentara Korsel dan melukai sekitar 50 tentara dan penduduk sipil. Korea Selatan mengatakan militernya melakukan latihan di dekat Pulau Yeonpyeong, tetapi tidak menembak ke arah Korut. Korea Selatan menyebut peristiwa ini merupakan pelanggaran atas gencatan senjata kedua negara.
Sebelumnya, Korsel mengatakan, militer Korut menembakkan sekitar 200 peluru artileri ke salah satu pulau Korsel di dekat wilayah perbatasan bagian barat yang diperebutkan dengan Korut.
Para saksi mata di Pulau Yeonpyeong menuturkan mereka melihat asap membumbung dari gedung-gedung yang rusak. Mereka mengatakan sebagian peluru artileri mengenai pangkalan militer Korsel di Pulau Yeonpyeon.
Dikecam
Wartawan BBC di ibukota Korea Selatan, Seoul Roland Buerk melaporkan bahwa tembak menembak ini merupakan salah satu yang paling serius sejak perang Korea berakhir setengah abad lalu.
Sementara itu, pemerintah Rusia dan Amerika Serikat mengecam tindakan Korea Utara, meski Cina sebagai mitra utama Korea Utara menolak menyalahkan sekutunya. Beijing menyerukan kedua negara bekerja guna menciptakan perdamaian dan kestabilan.
Cina mengatakan kedua pihak harus lebih banyak berbuat guna menciptakan perdamaian. Kementerian Luar Negeri Cina menegaskan perundingan enam negara mutlak dilanjutkan.
Bank sentral Korea Selatan mengadakan pertemuan darurat guna menilai imbas insiden ini terhadap pasar keuangan internasional.
Tembak menembak artileri ini terjadi ketika utusan khusus Amerika Serikat untuk Korea Utara Stephen Bosworth menutup kemungkinan menggelar kembali perundingan enam pihak tentang Korea Utara selama Pyongyang melanjutkan program nuklir.
Ketika berbicara di Jepang, Bosworth mengatakan Korea Utara membangun fasilitas baru untuk pengayaan uranium.
Informasi kegiatan nuklir Korea Utara diungkapkan oleh beberapa ilmuwan Amerika yang diundang pemerintah Korea Utara untuk mengunjungi fasilitas nuklir yang baru.
source: http://www.tribunnews.com/2010/11/23/korsel-dan-korut-saling-tuding-jadi-pemicu-konflik
Monday, November 22, 2010
Sunday, November 21, 2010
Saturday, November 20, 2010
Friday, November 19, 2010
Thursday, November 18, 2010
Wednesday, November 17, 2010
Tuesday, November 16, 2010
Monday, November 15, 2010
Sunday, November 14, 2010
Saturday, November 13, 2010
Friday, November 12, 2010
Thursday, November 11, 2010
Wednesday, November 10, 2010
Tuesday, November 9, 2010
Monday, November 8, 2010
Sunday, November 7, 2010
Akui Salah Pemberitaan, Redaksi Silet Minta Maaf
Author
wahw33d
,
@
Sunday, November 07, 2010
JAKARTA, KOMPAS.com - Redaksi Silet akhirnya meminta maaf atas siaran infotainment di RCTI, Minggu (7/11/2010) yang mengabarkan ramalan letusan dahsyat Merapi. Akibat tayangan tersebut, presenter Silet, Fenny Rose, sempat dikecam banyak orang di media sosial di internet karena dinilai tidak pantas.
Dalam tayangan Silet itu, Fenny Rose sempat membuat pernyataan yang kontroversial. Antara lain menyebut bahwa Jogja adalah kota malapetaka dan pada tanggal 8 November 2010 akan terjadi bencana besar. Banyak pihak mengecam pernyataan tersebut tidak pada porsinya dan dinilai meresahkan masyarakat. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pun didesak turun tangan untuk memberikan teguran maupun sanksi.
Dalam tayangan Silet itu, Fenny Rose sempat membuat pernyataan yang kontroversial. Antara lain menyebut bahwa Jogja adalah kota malapetaka dan pada tanggal 8 November 2010 akan terjadi bencana besar. Banyak pihak mengecam pernyataan tersebut tidak pada porsinya dan dinilai meresahkan masyarakat. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pun didesak turun tangan untuk memberikan teguran maupun sanksi.
"Segenap tim redaksi Silet memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas pemberitaan Silet edisi 07 November 2010 yang memuat ramalan dan pesan berantai yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya tentang prediksi Merapi. Simpati dan doa kami untuk seluruh korban bencana," demikian pernyataan tersebut yang ditayangkan beberapa kali di RCTI.
Pihak Fenny Rose, diwakili suaminya, sempat menanggapi kecaman publik. Suami Fenny Ros emengatakan semua isi tayangan tanggung jawab production house karena sebagai presenter tugas fenny Rose hanya membacakan skrip yag sudah disiapkan.
Repro Jakarta Post/R. Berto Wedhatama
Presenter Fenny Rose di acara Silet.
Presenter Fenny Rose mendapat banyak kecaman di berbagai media sosial karena pernyataannya yang kontroversial dalam siaran infotainment Silet yang diputar di RCTI, Minggu (7/11/2010). Dalam acara tersebut, presenter Fenny Rose membuat pernyataan yang menyebut bahwa Jogja adalah kota malapetaka dan pada tanggal 8 November 2010 akan terjadi bencana besar dengan mewawancarai paranormal.
Presenter Fenny Rose mendapat banyak kecaman di berbagai media sosial karena pernyataannya yang kontroversial dalam siaran infotainment Silet yang diputar di RCTI, Minggu (7/11/2010). Dalam acara tersebut, presenter Fenny Rose membuat pernyataan yang menyebut bahwa Jogja adalah kota malapetaka dan pada tanggal 8 November 2010 akan terjadi bencana besar dengan mewawancarai paranormal.
Banyak pihak mengecam pernyataan tersebut tidak pada porsinya dan dinilai meresahkan masyarakat. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pun didesak turun tangan untuk memberikan teguran maupun sanksi. Fenny Rose pun jadi bulan-bulanan para pengguna internet alias netizen.
Menanggapi tanggapan miring kepada Fenny Rose, sang suami, Enkito pun memberikan pembelaan dan klarifikasi. Ia mengatakan bahwa keseluruhan isi pemberitaan tersebut merupakan tanggung jawab pemimpin redaksi rumah produksi yang memproduksi program acara tersebut dan bukan Fenny Rose sebagai presenter.
"Ini semua enggak ada kaitannya sama Fenny. Ini semua tanggung jawab production house-nya, Indigo. Kan semua skrip, naskah, dan narasi dari mereka dan Fenny hanya membacakannya saja. Tidak ada urusannya apa-apa sama Fenny," kata Enkito saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Minggu (7/11/2010) malam.
Saat ditanya terkait kesiapan Fenny apabila dipanggil oleh KPI, Enkito mengaku belum dapat memastikannya. "Itu enggak ada urusannya sama Fenny. Ya, lihat saja besok," ucap Enkito.
source: kompas.com
Saturday, November 6, 2010
Friday, November 5, 2010
Thursday, November 4, 2010
Wednesday, November 3, 2010
Tuesday, November 2, 2010
Monday, November 1, 2010
Subscribe to:
Posts (Atom)
