Skip to main content

Malaikat Maut Menjemput di Lapangan Bola



Jika Allah sudah berkehendak manusia sekuat, sesehat, sejenius apapun tidak akan bisa menolak-Nya. Bukti kekuasaan Allah adalah seperti video dibawah ini. Terlihat seorang pesepak bola sedang berlari kencang dan tiba-tiba terjadi peristiwa aneh.

Dimana dia seperti ditarik keatas oleh sesuatu yang tidak terlihat. Seolah-olah sesuatu itu menarik zat (nyawa) dari dalam tubuhnya yang terlihat (dalam video) sangat susah untuk mengeluarkannya. Sehingga pemain itu berulang-ulang kali terjungkal ke tanah sebelum akhirnya meninggal.

Apakah ini aksi dari malaikat pencabut nyawa yang sedang beraksi ataukah pemain bola itu terkena epilepsi? Allahualam... hanya Allah yang tahu. Itu semua rahasia yang dimiliki oleh Allah dan bagi kita manusia diciptakan sebagai maklhuk berpikir, sewajibnya manusia menggunakan pikiran itu.

Mari kita saksikan video dibawah.



source: http://www.zonamaya.info/2010/11/beginilah-aksi-malaikat-pencabut-nyawa.html

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)