Tuesday, March 27, 2012

Tindihan Saat tidur atau Sleep Paralysis

,

Artikel ini Saya Posting sekitar 1 Jam Setelah saya mengalami tindihan saat tidur siang. Merasa mimpi dikejar-hantu dan mau berteriak kuat g bisa, ngomong pun terasa susah. tapi Alhamdulilah terbangun hehe. 

Pernah terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak ataupun berteriak? Tenang, Anda tidak sedang diganggu makhluk halus. Berdasarkan ilmu medis, keadaan itu disebut sleep paralysis atau kelumpuhan tidur. Namun, banyak masyarakat menyebutnya 'erep-erep atau Tindihan'. Masyarakat juga selalu mengaitkan kondisi ini karena ulah makhluk halus yang menindih tubuh kita.

Fenomena ini bisa terjadi pada siapa saja. Setidaknya orang akan mengalaminya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Namun, Anda tak perlu khawatir, sleep paralysis biasanya tidak berbahaya.
Selama tidur, aktivitas dan otot-otot tubuh menjadi tidak bergerak, sehingga menyebabkan kelumpuhan sementara. Bahkan kadang-kadang kelumpuhan tetap ada setelah orang terbangun. Biasanya, kelumpuhan tidur diikuti dengan halusinasi. Orang yang mengalami kelumpuhan tidur merasa seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak.
Ketika seseorang tidur, aktifitas otak mengalami dua hal berbeda, yang disebut tidur aktif atau REM (rapid eye movement) dan tidur non-REM. 

Non-REM selama tidur akan menghasilkan gerakkan selagi Anda tidur, seperti berbicara dalam tidur atau berjalan ketika tidur. Sedangkan REM akan mempengaruhi denyut jantung, laju respirasi dan tekanan darah ketika tidur. 

Secara psikologis, sleep paralysis berhubungan dengan tidur di tahap REM, dimana setelah mengalami tidur REM, mata terbuka namun paralysis tetap bertahan.
Biasanya hal ini mengakibatkan halusinasi. Sleep paralysis terjadi sekitar 2-3 menit. Setelah otak dan tubuh berhubungan kembali, penderita dapat menggerakkan tubuhnya kembali. 

Namun, memori dari sensasi yang mengerikan atau mimpi buruk biasanya dapat bertahan lama
Secara fisiologis, penyebab tindihan atau sleep paralysis belum diketahui secara pasti. Sejauh ini, para psikologis memberikan gambaran umum mengenai penyebab terjadinya sleep paralysis, seperti kebiasaan tidur menghadap ke atas, pola tidur tak tentu, stress, dan perubahan mendadak pada lingkungan atau lifestyle. (yahoo.com)

3 komentar to “Tindihan Saat tidur atau Sleep Paralysis”

  • April 5, 2012 at 4:58 AM
    Anonymous says:

    Wah,,,bagus ni artikel. Soalnya saya sering mengalami kejadian tersebut. Saya kira itu akibat ditindih Jin.

  • April 8, 2012 at 4:35 AM
    Anonymous says:

    wah,, q jga prnah kek gtu, q mlihat ssok sprti kuntilanak besar N trbang di atas lemari... udah 3x kek gtu,,, tpi klo mau dsengaja mlah gakk bsa iahh,,,,

  • April 13, 2012 at 3:04 AM
    Anonymous says:

    aku seringg ngalamin dulu wkt dirmh lama sejak pindah 2 thn lalu sampe skrg ngga pernah lagi, dulu klo ketindihan aku sempat liat hantunya spt apa pernah juga ngga liat tapi bisa rasakan ada yg bisik2 di belakang telinga. saya awalnya juga ngga percaya ada hantu dan saya juga sdh tau penjelasan ilmiahnya tapi yah begitulahh..

Post a Comment

Jangan Lupa Tinggalin komentar di wahw33d. Kamu bisa Bertanya dan memberikan tanggapan artikel diatas. Tapi jangan nyepam yah.. hehe

 

wahw33d Copyright © 2009 - 2012 | Template Modified by GooGrape | Powered by Blogger