Skip to main content

Harimau Jawa Nyaris Punah

Petugas Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) menelusuri kembali jejak harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) sejak Januari-Februari 2012 di kawasan hutan setempat yang berada di Kabupaten Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur.
 
Kepala Balai TNMB, Bambang Darmadja, Senin (20/2/2012), mengatakan, petugas TNMB sudah memasang lima kamera trap secara bertahap di tiga Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) untuk mengungkap keberadaan Harimau Jawa yang sudah dianggap punah tersebut di Meru Betiri.
“Banyak kalangan yang sudah menganggap punah harimau Jawa, sehingga kami berusaha untuk membuktikan bahwa hewan langka itu masih ada di Meru Betiri dengan pemasangan kamera trap itu,” tuturn Darmadja di Kantor TNMB di Jember.

Pemasangan kamera trap selama dua bulan difokuskan di tiga SPTN yang meliputi SPTN I Sarongan Kabupaten Banyuwangi, SPTN II Ambulu Kabupaten Jember, dan SPTN III Kalibaru Kabupaten Banyuwangi.
“Lima kamera trap itu dipasang di beberapa lokasi yang diprediksi menjadi kawasan berkeliarannya hewan karnivora besar itu. Tim juga melibatkan peneliti harimau Jawa untuk menentukan lokasi pemasangan kamera trap di Meru Betiri,” tambah Darmadja.

“Setelah dilakukan penelusuran dengan memasang kamera di sejumlah lokasi dari lahan TNMB seluas 58 ribu hektare, maka petugas akan memfokuskan di beberapa titik saja yang diduga kuat menjadi habitat harimau Jawa,” papar Darmadja.

Koordinator Tim Ekspedisi Carnivora Besar TNMB, Alif Olia Ananda, mengatakan beberapa hal yang perlu disiapkan dalam pemasangan kamera trap yakni faktor keamanan dalam menjaga kamera itu. Beberapa tahun lalu kamera untuk memotret harimau Jawa itu hilang, sehingga perlu adanya antisipasi sejak dini.
Darmadja menjelaskan, Tim Ekspedisi Karnivora Besar TNMB akan mengumpulkan sejumlah data sekunder tentang keberadaan harimau Jawa di Meru Betiri berupa jejak, kotoran, dan cakaran untuk mendukung data primer dalam pemasangan kamera trap tersebut.

sumber: http://banyuwangi.asia/post-2444/tnmb-telusuri-jejak-harimau-jawa

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)