Skip to main content

Inilah Kanon Tipton, Pendeta Termuda di Dunia


Usianya baru empat tahun, tetapi Kanon Tipton sudah lancar berkhotbah layaknya seorang pendeta yang sudah dewasa.

Kanon sudah dapat berkhotbah sejak dia berusia 21 bulan. Pada saat itu jugalah Kanon sudah mulai dikenal banyak orang melalui video rekamannya yang diunduh pihak keluarga Kanon.

Dalam klip pertamanya, Kanon baru hanya dapat menggumam dan meniru nada suara serta gerakan tangan yang dibuat oleh pengkhotbah.

Tapi sekarang dia sudah pintar berkata-kata, bahkan sudah bisa dengan lantang meneriakkan kebesaran-kebesaran Tuhan.

Jika melihat aksi Kanon yang pintar berkhotbah, tidak akan membuat begitu heran ketika mengetahui bahwa kanon merupakan putra dari seorang pendeta.

Kanon adalah anak dari Damon, yang merupakan seorang pastor. Meski demikian, Damon tidak pernah mengajarkan Kanon cara-cara berkhotbah. Kanon mengaku, menjadi gemar berkhotbah karena dia sering melihat ayahnya berkhotbah.

"Aku suka berdiri di altar karena sering melihat ayah dan mengabarkan sepanjang waktu," ujar Kanon sebagimana dikutip Orange, Jumat (19/8/2011).

Sang ayah menambahkaan bahwa hal ini tidak luput dari capur tangan Tuhan dan membuktikan kebesaran-Nya.

"Tentu saja dia meniru, tapi saya merasa ada tangan Allah pada dirinya dengan cara yang khusus," ujar Damon.

"Ini membuktikan kebesaran Tuhan pada umat bahwa anak sekecil ini sudah dapat mengatakan hal-hal ketuhanan," imbuhnya.

Kini Kanon sudah terbiasa tampil di depan altar memberi pelayanan kepada umat. Dia adalah generasi ketiga di keluarganya yang menjadi pengkhotbah. Karena kakek Kanon juga seorang pendeta

http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/08/inilah-kanon-tipton-pendeta-termuda-di.html

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)