Skip to main content

Aksi Nekat Freddy Nock, Jalan di Kabel Kereta Gantung di Ketinggian 3.000 M


Freddy Nock, pria asal Swiss berhasil berjalan di seutas kabel yang berada di ketinggian 3.000 meter dari tanah. Dia meniti kabel kereta gantung selebar 2 inchi tanpa alat bantu penyeimbang.

Freddy menelusuri kabel kereta gantung yang berada di pegunungan Zugspite, Jerman.

Dalam waktu 90 menit, Freddy berhasil meniti kabel sepanjang 1.000 meter.

Freddy sebelumnya juga sudah berjalan di atas kabel sejak 11 tahun. Dia mengaku apa yang dijalaninya merupakan aksi melelahkan.

"Saya tidak ingin melakukannya lagi. Tanpa tiang penyeimbang, ini melelahkan," ujarnya seperti dikutip Dailymail, Rabu (24/8/2011).

Meski demikian, Freddy tetap bercita-cita melewati banyak rintangan lagi yang lebih sulit dari berjalan di kabel kereta gantung. Selama sepekan ini, Freddy juga akan melakukan beberapa atraksi berbahaya lagi guna mengumpulkan dana untuk UNICEF.

"Saya akan menjajal tujuh tantangan berikutnya selama sepekan ini. Tantangan-tantangan sepekan ini memiliki tingkat kesulitan masing-masing. Semuanya ingin saya lakukan," ujar Freddy.

Aksi menakjbkan Freddy ini pun akan diproses Guiness Book of World Record sebagai penelusur kabel terpanjang dan tertinggi dari permukaan laut tanpa alat bantu penyeimbang.

( Sumber: http://international.okezone.com/read/2011/08/24/214/495672/freddy-jalan-di-kabel-kereta-gantung-di-ketinggian-3-000-m )

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)