Skip to main content

Sains & Teknologi Tips Menjaga Dokumen dan Data Penting


Mengubah dokumen ke format digital adalah salah satu cara untuk menjamin adanya satu salinan yang aman dan Anda bisa mengakses informasi itu dengan segera saat ada bencana atau keadaan darurat. (www.issa-eg.org)

VIVAnews - Pada setiap awal kuartal atau tahun fiskal, Anda mungkin meninjau performa usaha dan mulai membuat rencana yang bisa membantu mendorong bisnis untuk beberapa bulan ke depan.

Saat menentukan target-target, tentu Anda juga memperhatikan pentingnya melindungi aset-aset yang sudah dimiliki. Ini tentunya termasuk dokumen dan data penting. Bayangkan apa dampak yang timbul jika file atau dokumen yang penting tersebut hilang.

Yang jadi masalah, apakah Anda yakin sudah melakukan langkah-langkah pencegahan yang menjamin adanya rencana backup?

Menurut Darric Hor, General Manager Symantec Indonesia dan Filipina, mengubah dokumen ke format digital adalah salah satu cara untuk menjamin adanya satu salinan yang aman dan Anda bisa mengakses informasi itu dengan segera saat ada bencana atau keadaan darurat.

Berikut ini beberapa tips dasar untuk Anda yang ingin melindungi aset serta memastikan dokumen penting tetap aman dan bisa diakses:

Gunakan scanner (pemindai) biasa untuk membuat salinan digital dari berbagai dokumen, termasuk catatan finansial, polis asuransi, form sumber daya manusia, dan lain-lain.

Buat file digitalnya dalam format yang standar, seperti .pdf atau .jpg, hal ini akan memungkinkan Anda mengakses file tersebut dari perangkat apapun tanpa khawatir soal kompatibilitas.

Selain kertas-kertas penting, mungkin Anda perlu mempertimbangkan untuk melakukan digitalisasi gambar, video, dan multimedia lain yang digunakan perusahaan Anda dalam operasional dan pemasaran.

Saat proses pengarsipan selesai, salin informasi itu ke dalam CD atau DVD dan simpan di tempat aman seperti safe deposit box di bank atau kirimkan juga ke penasihat hukum Anda.

Karena aset perusahaan Anda bisa berubah secara signifikan dari tahun ke tahun, lakukan pembaruan arsip setahun sekali -- atau, setidaknya, lakukan setiap kali ada perubahan aset yang signifikan.

Membuat arsip digital dari informasi penting akan membantu melindungi perusahaan Anda dari kejadian tidak terduga dan menyediakan sebuah backup seandainya dokumen fisiknya hilang atau tidak bisa diakses.

http://teknologi.vivanews.com/news/read/228221-tips-menjaga-dokumen-dan-data-penting

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)