Skip to main content

Monster Semut Raksasa Sebesar Ibu Jari

Hampir 50 juta tahun silam, semut raksasa tinggal di tempat yang kini bernama Wyoming, Amerika Serikat. Semut ini bermigrasi antar benua.

Ahli serangga purba dari Simon Fraser University, Bruce Archibald, melaporkan penemuan fosil semut raksasa dalam kondisi utuh. Ia menyebut fosil tersebut sebagai monster semut raksasa karena panjang tubuh serangga tersebut mencapai 5 centimeter.


Fosil semut raksasa ditemukan di Formasi Green River dan disimpan di Museum Sains dan Alam Denver. Archibald mengaku sangat terkejut ketika kurator museum menyodorkan fosil tersebut. “Saya melihat sesuatu yang sangat menarik,” ujarnya.

Semut raksasa juga pernah ditemukan di sebuah daerah di Jerman. Sehingga Archibald semula menyangka semut raksasa Wyoming memiliki kekerabatan dengan semut raksasa di Jerman.

Archibald menamakan semut raksasa ini sebagai Titanomyrma lubei yang berarti semut raksasa temuan Lube. Louis Lube merupakan orang pertama yang mengumpulkan fosil ini.

Pertanyaan yang mengemuka dari temuan ini adalah bagaimana dua spesies raksasa ini bisa berada di dua benua yang terpisahkan oleh samudera. Archibald dan rekan-rekannya menemukan bahwa pada masa yang relatif singkat, sekitar 170 ribu hingga 55 juta tahun lalu, kawasan Arktik cukup dingin sehingga bisa dilintasi serangga.

Ketika itu temperatur kutub utara mencapai 8 derajat celcius, batas yang masih bisa ditolerir oleh semut tropis. Pada masa tersebut, semut raksasa bergerak beriringan menempuh perjalanan antar benua. Namun peneliti belum mengetahui pola pergerakan serangga ini, apakah bermula dari Eropa kemudian bergerak ke Amerika Utara atau sebaliknya.

http://www.todaypos.com/monster-semut-raksasa-sebesar-ibu-jari.html

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)