Skip to main content

Mata Air Yang Mempunyai Rasa

Ditulis oleh Nenglya pada 12 Jul, 2010 | Kategori: Tahukah Kamu?
Keberadaan lima mata air dengan empat rasa di perbukitan Banjar Bangle, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, wilayah timur Bali, diminati wisatawan asing.

Lokasi tersebut berada dibawah perbukitan gunung Lempuyang. Untuk mencapai lokasi mata airnya, warga maupun wisatawan yang hendak kesana harus berjalan kaki sejauh lebih kurang 3 km untuk mencapai lokasi mata air pertama. Selanjutnya, untuk mencapai mata air lainnya, pengunjung pun harus naik bukit lebih tinggi dengan kondisi tanahnya yang lumayan licin.



Menurut keyakinan masyarakat setempat, air dengan rasa berbeda ini dipercaya mampu mengobati berbagai macam penyakit seperti mengobati kencing manis, kencing batu maupun penyakit lainnya.

Tidaklah mengherankan jika mata air ini ramai dikunjungi warga yang memohon kesembuhan. Mereka kebanyakan berasal dari Buleleng, Ubud, Gianyar maupun daerah lainnya. Tidak jarang, warga maupun wisatawan sengaja datang hanya untuk mencicipi rasa airnya yang dinilai unik.

Menurut I Nyoman Pande, yang menjadi kelian atau tetua banjar (dusun) tersebut, setiap harinya mencapai puluhan wisatawan asing yang berkunjung ke lokasi wisata bernuansa magis tersebut.



Dari lima mata air yang ada di Banjar Bangle, yang pertama menyembur dari lapisan tanah masam, yang airnya terasa seperti buah asam dan membuat mulut “keset”.

Mata air kedua berada di atasnya berjarak sekitar 500 meter, airnya diawali rasa sedikit asam kemudian menjadi pahit. Ketiga berada di atasnya lagi, airnya terasa manis.

Mata air ke empat memiliki dua rasa, yakni tawar dan asam. Untuk mata air kelima, rasanya asam seperti mata air pertama.

Kelima mata air itu, ditemukan oleh warga setempat pada tahun 1980-an.

Konon, kelima mata air itu memiliki hubungan erat dengan Pura Lempuyang yang berada di ujung timur Pulau Dewata.

Keberadaan kelima mata air tersebut sangat disucikan oleh warga. Warga yang datang kesana juga tidak bisa sembarangan.

Biasanya, warga yang sedang kecuntaka (seperti datang bulan) tidak diperkenankan mengunjungi mata air tersebut.

Setiap tahun tepatnya pada Purnama Ketiga (dalam perhitungan kalender Bali), kelima mata air tersebut diupacari oleh warga Banjar setempat. Dalam setiap upacara di pura-pura setempat, mata air tersebut juga menjadi tempat melasti (mesucian)

Tertarik untuk mencicipi mata air yang mempunyai berbagai rasa ini?

http://gugling.com/mata-air-yang-mempunyai-rasa.html

Popular posts from this blog

WA: 0812-7571-3754, Flimty Dieng Malang, Agen Flimty Dieng Malang.

FLIMTY DIENG MALANG, agen flimty dieng malang, distributor flimty dieng malang, jual flimty dieng malang, beli flimty dieng malang. Penggemar Flimty Daerah Dieng Malang, apakah kamu sedang mencari Flimty shobat? Jangan kawatir, ada kami di sini yang siap melayani Pembeli Flimty Dieng Malang.  HUBUNGI KAMI AGEN FLIMTY MALANG YANG SIAP MELAYANI DAERAH DIENG  MALANG.  HP/WA: 0812-7571-3754

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...