Skip to main content

Karena Gempa Jepang,Bumi Berotasi Lebih Cepat


Geofisikawan NASA Richard Gross mengungkap adanya perubahan kecepatan rotasi Bumi ketika gempa Jepang terjadi. Saat terjadi gempa dahsyat pada Jumat siang itu, rotasi Bumi menjadi lebih cepat dan memperpendek hari 1,6 mikro detik.

Hal ini menyebabkan adanya perubahan pada massa Bumi. Selama gempa di Sumatra pada 2004, hari biasa diperpendek 6,8 mikro detik. Gempa Jepang, gempa Chile tahun lalu dan gempa Sumatra pada 2004 menciptakan megathrust.
Megathrust tersebut mendorong lempeng tektonik yang ada di bawah menjadi satu. Jenis-jenis gempa seperti ini benar-benar memodifikasi kerak Bumi.
 http://startinspiration.blogspot.com/2011/03/karena-gempa-jepangbumi-berotasi-lebih.html

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)