Skip to main content

Buku Abad ke-19 (Birds Of America) Terjual Rp 102 Miliar



http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/12/07/article-1336481-0C5E9E28000005DC-780_634x448_popup.jpg

Sebuah buku abad 19 bersampul burung langka terjual seharga 7,3 juta poundsterling (Rp 102 miliar). Buku ini jadi termahal di dunia. Apa keistimewaannya?
 
Empat edisi buku Birds of America karangan John James Audubon telah dibeli oleh dealer buku terkenal Michael Tollemache asal London. Tollemache menggambarkan buku panduan pengamatan burung ini sebagai benda tidak ternilai harganya. Ia berhasil mengalahkan para pesaing di arena lelang Sotheby, London, Inggris

Sebelumnya, buku ini diperkirakan terjual dengan harga 4 juta poundsterling (Rp 56 miliar) atau 6 juta poundsterling (Rp 84 miliar). Buku yang mencatat burung dengan ukuran aslinya ini merupakan bagian dari koleksi literatur Frederick Fermor-Hesketh, bangsawan Hesketh kedua.

Buku ini dianggap sangat penting dalam sejarah literatur Inggris karena termasuk di bagian ‘Folio Pertama’. Kedudukannya sama seperti buku Macbeth, The Tempest dan Twelfth Night.

Birds of America terbagi dalam empat edisi dalam kurun 1827 hingga 1838. Buku itu berisi 1.000 ilustrasi 500 jenis burung di mana Audubon membutuhkan 12 tahun untuk menyelesaikannya.

Buku ini menjadi perhatian dunia saat satu dekade sebelumnya, satu salinan lain dijual di lelang mencapai 5,7 juta poundsterling (Rp 79,8 miliar). Hanya sekitar 119 buku Audubon, pria asal Haiti, yang masih bertahan di dunia.[ito]


Rare: A Greater Flamingo, left, and the Golden Eagle, right, are among the intricate sketches in the book Birds Of America. For collectors it represents a chance to own one of the best preserved editions of Aubudon's masterpiece, with its 435 revered, hand-coloured illustrations


Audubon, the father of ornithology

Two plates from the book showing a Hooping Crane and a pair of Barn Owls. The plates were printed in black and white and hand coloured afterwards which made the production process extremely expensive
One of a kind: the First Folio of William Shakespeare's plays, printed in 1623 could fetch up to £1.5 million
One of a kind: William Shakespeare's 'First Folio', printed in 1623, which sold for £1.5million


The Birds of America
Birds of paradise: John James Audubon's Birds of America features full scale paintings of various species
The Birds of America
Page-turner: Sotheby's auction house worker Mary Engleheart goes through a rare copy of a book of illustrations
Birds of America



Birds of America
Rare: As there are only a handful of copies in the public domain bidders will need an eagle eye to acquire the book during the auction at Sotheby's
Birds of America
Precious: Shakespeare's First Folio featuring 36 plays will also go on sale in December at the auction house

source:http://unic77.blogspot.com/2010/12/buku-102-miliar-termahal-buku-abad-19.html

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)