Skip to main content

Somalia, Negara Termiskin dan Terkorup di Dunia



Negara Termiskin dan Terkorup di Dunia - Rekor sebagai Negara termiskin dan terkorup di dunia dipegang oleh Somalia, berdasarkan data dari Transparency International (TI) yang berbasis di Berlin. TI merilis indeks persepsi korupsi (IPK) dari 178 negara dunia tahun 2010. Pada indeks tersebut, Somalia menempati peringkat terbawah dengan IPK terendah dalam tingkat korupsi.

Negara multi pemerintahan yang saling bertikai ini memiliki IPK 1,1 dari skala 0-10. Hal ini menandakan negara ini adalah negara paling korup di dunia. Somalia menempati peringkat 178, terbawah dari semua negara yang ada.

Somalia tidak memiliki pemerintahan nasional yang efektif. Terdapat sedikitnya empat pemerintahan pada negara tersebut yang kesemuanya bertikai. Pemerintahan yang diakui oleh masyarakat internasional adalah “Pemerintahan Transisi Nasional” yang saat ini dikepalai oleh Sheikh Sharif Sheikh Ahmed.

Negara peringkat kedua dan ketiga dari bawah pada IPK adalah Myanmar dan Afghanistan. Sementara itu, negara terbersih dari korupsi pada tahun 2010 adalah Denmark, Selandia Baru dan Singapura.

Pada peringkat negara-negara terkorup, Rusia menempati peringkat ke-154. Sementara itu, peringkat Italia turun ke tempat ke-67, di bawah Rwanda.

Chili dan Uruguay adalah negara paling tidak korup di Amerika Latin berdasarkan laporan dari TI. Peringkat teratas negara-negara Timur Tengah adalah Qatar. Sementara itu, peringkat teratas untuk negara-negara Afrika adalah Botswana.

TI menyimpulkan bahwa beberapa negara menjadi korup dalam beberapa tahun terakhir, terutama Ceko, Hungaria, Italia dan Amerika Serikat.

Transparansi Internasional yang berdiri pada tahun 1993 adalah organisasi non-pemerintah bertugas untuk mengawasi korupsi perusahaan dan politik. Sistem IPK pertama kali diperkenalkan oleh TI pada 1995 dan langsung menjadikan TI dan masalah korupsi masuk dalam agenda kebijakan internasional.

Menurut ketua Transparansi Internasional, Huguette Labelle, dalam mengatasi korupsi, penegakan hukum sangat diperlukan. Namun, ujarnya, penegakan hukum tidak akan tercipta tanpa adanya pemerintahan yang kuat.

“Dengan mempertaruhkan banyak rakyat, komitmen anti-korupsi pemerintah, transparansi dan dan akuntabilitas harus seiring dengan tindakan mereka. Pemerintahan yang baik adalah bagian penting dari solusi perubahan kebijakan global yang dihadapi banyak pemerintah saat ini,” ujar Labelle seperti dilansir dari laman BBC. 

source: http://witho-sang-pembual.blogspot.com/2010/10/negara-termiskin-dan-terkorup-di-dunia.html

Popular posts from this blog

WA: 0812-7571-3754, Flimty Dieng Malang, Agen Flimty Dieng Malang.

FLIMTY DIENG MALANG, agen flimty dieng malang, distributor flimty dieng malang, jual flimty dieng malang, beli flimty dieng malang. Penggemar Flimty Daerah Dieng Malang, apakah kamu sedang mencari Flimty shobat? Jangan kawatir, ada kami di sini yang siap melayani Pembeli Flimty Dieng Malang.  HUBUNGI KAMI AGEN FLIMTY MALANG YANG SIAP MELAYANI DAERAH DIENG  MALANG.  HP/WA: 0812-7571-3754

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...