Skip to main content

Indonesia Ranking 2 Jumlah Korban Bencana Terbesar



http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/10/27/98504_pasca-erupsi-merapi_300_225.jpg

Indonesia menempati peringkat kedua dalam daftar jumlah korban tewas terbanyak akibat bencana alam di Asia-Pasifik. Selama kurun 20 tahun, berbagai bencana alam di negeri ini juga telah menimbulkan kerugian ekonomi sedikitnya US$22,5 miliar.

Data tersebut tercantum di laporan "The Asia Pacific Disaster Report 2010" yang disusun oleh Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk kawasan Asia dan Pasifik (ESCAP) dan Badan PBB Urusan Strategi Internasional untuk Penanggulangan Bencana (UNISDR). Dipublikasikan Selasa, 26 Oktober 2010, ini merupakan kali pertama PBB menyusun laporan khusus mengenai bencana alam di Asia-Pasifik.

Laporan itu, seperti yang dipaparkan di laman ESCAP, merinci daftar negara di Asia Pasifik yang mengalami bencana alam selama periode 1980-2009. Bencana alam itu baik berupa, banjir, kekeringan, letusan gunung berapi, tanah longsor, dan lain-lain.

Indonesia menempati posisi keempat dalam jumlah kasus bencana alam di Asia-Pasifik. Selama 1980-2009, negeri ini mengalami 312 kasus. Peringkat pertama dihuni China (574 kasus), kemudian disusul India (416), Filipina (349), dan Indonesia.

Namun, berdasarkan peringkat jumlah korban tewas terbanyak, Indonesia menempati posisi kedua, di bawah Banglades. PBB mendata sedikitnya terdapat 191.164 jiwa yang tewas akibat bencana alam di Indonesia selama 1980-2009. Di Banglades, bencana alam dalam 20 tahun merenggut nyawa 191.650 jiwa.

Untuk kerugian ekonomi akibat bencana alam, Indonesia berada di peringkat ke delapan. Selama 1980-2009, negeri ini menderita kerusakan ekonomi senilai US$22,5 miliar. Penentuan nominal kerugian itu beradasarkan pada riset harga PBB tahun 2005. Peringkat pertama diduduki China, yaitu senilai US$322 miliar.

Sedangkan pada katagori jumlah korban selamat yang menderita kerugian akibat bencana, Indonesia berada di posisi kesembilan. Selama 1980-2009, sedikitnya terdapat 18 juta warga di Indonesia yang menanggung derita akibat bencana kendati mereka selamat. Peringkat pertama ditempati China.

Laporan ESCAP-UNISDR itu juga mengungkapkan bahwa negara-negara di Asia-Pasifik empat kali lebih rentan dihantam bencana alam ketimbang di Afrika, bahkan 25 kali lebih rentan ketimbang di Eropa dan Amerika Utara.

Laporan itu juga menilai bahwa kerugian akibat bencana alam diperparah oleh kemiskinan. Tingkat kerentanan lebih besar diderita warga miskin dan ini berasal dari ketimpangan sosial-ekonomi dan lingkungan alam.

"Sepanjang ketimpangan itu tidak diatasi, mereka yang terus-menerus berisiko dihantam bencana alam akan tetap miskin dan kian rentan pula diterpa bencana. Situasi ini menciptakan lingkaran setan sehingga sulit untuk keluar," kata Noeleen Heyzer, Sekretaris Eksekutif ESCAP, dalam pernyataan bersama dengan Magaretha Wahlstrom, Utusan Khusus PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana.


source: http://feriandyundercover.blogspot.com/2010/10/ri-ranking-2-jumlah-korban-bencana.html

Popular posts from this blog

WA: 0812-7571-3754, Flimty Dieng Malang, Agen Flimty Dieng Malang.

FLIMTY DIENG MALANG, agen flimty dieng malang, distributor flimty dieng malang, jual flimty dieng malang, beli flimty dieng malang. Penggemar Flimty Daerah Dieng Malang, apakah kamu sedang mencari Flimty shobat? Jangan kawatir, ada kami di sini yang siap melayani Pembeli Flimty Dieng Malang.  HUBUNGI KAMI AGEN FLIMTY MALANG YANG SIAP MELAYANI DAERAH DIENG  MALANG.  HP/WA: 0812-7571-3754

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...