Skip to main content

Corak Ikan-ikan Terumbu Karang Yang Cenderung Berani


Ikan-ikan diterumbu karang memiliki corak warna yang indah, dan berbeda-beda jenisnya. Tahukah anda bahwa ikan tersebut tidak sembarangan memiliki warna, mereka mempunyai maksud khusus dari warna-warna cantik tersebut.

Tidak hanya pada manusia yang selalu mencari trend warna di setiap awal tahun. Jauh sebelum itu, ikan sudah mem-proklamir-kan diri dengan berbagai jelmaan warna pada tubuhnya. Namun pada ikan, trend warna mempunyai fungsi khusus dan merupakan bagian dari tingkah laku. Terlepas dari fisiologi, kajian mengenai fungsi warna pada ikan berkembang secara pesat pada saat ini. Telah dipahami dan diklasifikasikan, pewarnaan pada tubuh ikan dikelompokkan menjadi tiga kategori umum berdasarkan fungsinya yakni kamuflase, ‘menjual diri’, dan sebagai topeng (mimikri).


Kamuflase Tipe pewarnaan ini merupakan yang paling banyak dipakai oleh ikan dan tergolong sangat penting. Banyak dipakai oleh ikan untuk menghindar dari berbagai macam predator yang siap untuk memangsa. Kamuflase bisa dilakukan dengan beberapa cara, misalnya counter-shading (mencocokan pantulan dari bawah dan atas dengan ambien refleksi), berwarna yang tidak biasa dan aneh khususnya pada ikan laut dalam, adanya penandaan warna pada tubuh (misalnya pada ikan Kepe-kepe yang banyak mempunyai bulatan hitam pada tubuhnya untuk mengelabui mangsa) dan ada juga yang tubuhnya transparan.

Menjual diri Sistem “menjual diri” adalah fungsi lain warna dan perubahan warna pada ikan. Di dalam dunia air yang sudah padat dengan berbagai macam makhluk, ‘menjual diri’ merupakan salah satu strategi untuk menjaga eksistensi, identitas dan juga mencari pasangan. Pengenalan dari warga dalam lautan adalah fungsi yang sangat penting dari pewarnaan. Pola dan warna sering digunakan dalam berbagai jenis periklanan diri.

Mimikri Mimikri merupakan tipe umum ketiga fungsi dari pewarnaan dan perubahannya oleh ikan, dalam rangka pertahanan diri atau bertahan. Beberapa jenis ikan menggunakan penampakan (atau tingkah laku) dari spesies lainnya untuk mempertahankan diri dan atau sekaligus memangsa.

source: http://www.wetwebmedia.com/aqscisubwebindex/coloration.htm

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)