Skip to main content

Pulang Dengan Selamat Setelah Tiga Tahun Berperahu



reid 
stowe
Reid Stowe & Soanya
Seorang pelaut yang telah berlayar di seluruh dunia akhirnya kembali ke darat lebih dari tiga tahun setelah meninggalkannya. Ia disambut orang-orang yang dicintainya, termasuk bocah 2 tahun, anaknya, yang belum pernah ditemuinya sejak lahir. 

Reid Stowe (58) tersenyum lebar saat ia merapat  perahu 21 meternya yang diberi nama 'Anne' di dermaga dekat West 42nd Street pada Kamis sore. Keluarga dan teman-teman bertepuk tangan dan bersorak. Stowe telah berlayar tanpa henti selama 1.152 hari, tanpa sempat menyaksikan kelahiran anaknya, Darshen.

Dia tidak menunjukkan tanda-tanda mabuk laut ketika ia merapat ke dermaga dan langsung mencium pipi pasangannya, Soanya Ahmad (26) dan putra mereka, yang tertidur dalam pelukannya.

Stowe dan Ahmad awalnya telah merencanakan untuk melakukan perjalanan 1.000-hari bersama-sama dan meninggalkan Hoboken, New Jersey, pada tanggal 21 April 2007. Stowe sudah berlayar ke setiap benua lebih dari empat dekade. Untuk Ahmad, itu waktu pertama kali berlayar. Tapi setelah 10 bulan, Ahmad meninggalkan hampir sepertiga jalan rutenya karena selalu mabuk laut, dan belakangan diketahui dia hamil. Reid melanjutkan perjalanan tanpa dia.

"Sebelum kami pergi, kami memiliki perjanjian bahwa jika saya harus turun untuk alasan apapun, dia akan tetap pergi," kata Ahmad. "Aku tahu kalau ia kembali dan tidak menyelesaikan perjalanan, ia akan kembali lagi lain waktu. Tidak mungkin ia tidak akan menyelesaikannya. " 

Stowe menyatakan meninggalkan Ahmad adalah bagian tersulit dari perjalanannya.
"Kami harus berhasil dengan misi ini," kata Stowe. 'Soanya dan aku tahu aku harus melakukan apa yang aku harus lakukan."

Selama petualangnya, ia mendapat sumbangan makanan dari beberapa resto, termasuk beras, kacang, saus tomat, pasta, coklat, dan rempah-rempah. Perusahaan lain juga memberikan kontribusi, menyumbangkan uang, sistem GPS dan bahkan biaya dan pemeliharaan situs web.

source: http://www.klipberita.com/klip-news/9733-pulang-dengan-selamat-setelah-tiga-tahun-berperahu.html

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)