Skip to main content

Ikan Emas Yang Dilatih Menjadi Sangat Pintar

Inilah ikan paling cerdas sedunia, bisa main sepak bola, basket, dan tari limbo (melewati bar (penghalang) yg rendah.

Namanya Comet, dilatih oleh pemiliknya untuk melakukan serangkaian atraksi sesuai permintaan pemiliknya.

Bukan cuma itu, ikan ini juga bisa berslalom ria mengelilingi susunan halangan, dan mendorong bola rugby ke atas jaring bola.




Swam dunk: Comet bersiap menembak ke jaring bola


Pelatih Comet melatihnya dengan teknik yg disebut "positive reinforcement" untuk melatih ikan goldfish yg berusia 2 tahun ini melakukan atraksi.

Tapi sepertinya tidak ada yg aneh, dia berkata bahwa setiap orang dapat melakukan hal yg sama terhadap binatang piaraannya.

Pemiliknya Dr. Dean Pomerlau berkata: "Adalah fakta bahwa sebenarnya ikan lebih pintar dari apa yg dibayangkan orang".

"Dengan peralatan yg benar dan dengan memberikan hadiah makanan, ikan dapat dengan sangat cepat mempelajari trik-trik kompleks seperti tari limbo, slalom, atau bermain menangkap bola."


Usaha yg bagus: Comet telahdilatih untuk mendorong bola rugby ke atas susunan tiang.



Cincin Emas: Pemilik Comet mengadopsi cara melatih lumba-lumba.

Sudah saatnya orang-orang yg menyukai melatih anjing memikirkan untuk melatih ikan juga. "Positive einforcement" adalah teknik melatih dimana ikan akan diberi hadiah makanan ketika ikan itu berhasil menunaikan tugasnya.

Dr Pomerleau menambahkan: "Kami menggunakan teknik yg dikembangkan utk binatang piaraan ikan, tapi berdasarkan cara melatih lumba-lumba dan binatang mamalia laut lainnya."

Dalam melatih binatang untuk menekan pengungkit misalnya, dengan membalik pengungkit ke depan sudah mendapat hadiah makanan.

"Kemudian, hanya dengan membalik dan memajukan pengungkit juga mendapat hadiah."

"Dengan sedikit waktu dan pengulangan, seekor binatang akan belajar utk melakukan tugasnya untuk memperoleh hadiah makanan."



Dr Pomerleau sebelumnya telah memegang rekor dunia resmi karena mempunyai ikan yg mampu melakukan atraksi-atraksi berulang, dengan ikan jenis "calico fantail" yg dinamakan Albert Einstein.

Dan sekarang Comet yg mempunyai panjang hanya 4 inci itu telah mempelajari trik-trik Albert Einstein dan meraih mahkota juara sebagai ikan goldfish yg paling cerdas sedunia.




Dengan makanan sebagai hadiahnya, Comet dengan cepat mempelajari atraksi-atraksi yg kompleks.

Dr Pomerleau, dari Los Angeles, California, telah melengkapi cara untuk melatih ikannya dng produk R2 dan mendesain kit spesial utk membantu orang melatih ikan mereka.

Kit produk ini terdiri dari dari satu set alat-alat seperti gawang kecil, tiang-tiang slalom, dan terowongan utk dilewati ikan-ikan Anda dan juga DVD berisikan cara-cara menggunakannya.

Bos R2 Solution, Russ Ronat, berkata: "Ketika masyarakat melihat atraksi-atraksi itu, orang mulai percaya, dan mereka ingin juga mempelajari bagaimana mealatih sendiri ikan-ikan mereka.

"Tidak hanya menyenangkan, tapi juga bernilai edukatif".

source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4386956

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)