Skip to main content

Universal Studio Pertama di Asia Tenggara



Taman rekreasi Universal Studios pertama di Asia Tenggara telah beroperasi. Taman yang memiliki beberapa wahana permainan dan atraksi tersebut berada di Singapura, dan dibuka untuk umum sejak Kamis (18/3).

Universal Studios Singapura memiliki berbagai wahana yang bertema dari dua film box-office Shrek dan Madagascar. Ratusan pengunjung termasuk wisatawan mancanegara pun tertarik untuk mengunjunginya di hari pertama operasional taman rekreasi tersebut. Universal Studios Singapura yang memiliki luas 20 hektare tersebut merupakan bagian dari kompleks kasino Resort World Sentosa yang dibangun oleh investor asal Malaysia.

Salah seorang warga Singapura, Raymond Ling, menyatakan rela antre panjang di hari dibukanya Universal Studios untuk memuaskan keingintahunannya terhadap beberapa wahana di taman rekreasi tersebut.

"Tujuan saya datang adalah merasakan pengalaman naik wahana yang paling menakutkan. Ternyata memang sangat menakutkan dan jantung saya seperti mau lepas," ujar Ling setelah mencoba wahana Battlestar Galactica Human.

Taman rekreasi tersebut terdiri dari tujuh zona atraksi yang masing-masing mewakili tema film-film yang telah diangkat di layar lebar. Selain Shrek dan Madagascar, juga terdapat tema Jurassic Park dan Walk of Fame. Totalnya, Universal Studios Singapura memiliki 24 wahana permainan dan atraksi yang 18 di antaranya tidak ditemukan di taman rekreasi lain di dunia.

Direktur Pemasaran Resort World Sentosa Liang Wern Ling menyatakan akan memasarkan Universal Studios Singapura ke warga Singapura maupun warga negara-negara lain. "Pasar Asia menjadi target utama kami, seperti Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan China. Strategi kami adalah memasarkannya langsung ke pasar-pasar tersebut, maupun menggandeng partner usaha ataupun agen-agen perjalanan wisata," ujar Liang.

Universal Studio Singapura memang menjadi yang pertama di Asia Tenggara, namun menjadi yang kedua di Asia, setelah Jepang juga meluncurkan Universal Studios di negaranya.

Singapura mencatat menerima kunjungan 9,7 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2009 (jumlah wisman ke Indonesia pada 2009 mencapai sekitar 6,4 juta orang). Angka itu turun 4,3% dibanding tahun 2008 seiring terjadinya resesi perekonomian global.

Namun kini angka kedatangan wisata ke Singapura telah kembali meningkat di Januari 2010, menjadi 908 ribu pengunjung, naik 17,6% dari bulan yang sama di tahun 2009.

source: metrogaya.com

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)