Skip to main content

Fosil Terbesar Dinosaurus di Jepang Ada di Fukui

Ahli fosil Jepang telah menemukan 160 fosil tulang dinosaurus di Prefektur Fukui yang diperkirakan berasal dari periode awal Cretaceous.

Penemuan ini diperkirakan sebagai penemuan fosil utuh terbesar di Jepang.
Fosil tulang, yang diperkirakan berusia 120 juta tahun ini, diyakini sebagai tulang Dromaesaurus muda, dinosaurus pemakan daging, sepanjang 1,7 meter.

Menurut situs berita Mainichi Kamis (19/3),  Museum Dinosaurus Prefektur Fukui (Fukui Ken-ritsu Kyōryū Hakubutsukan) menjelaskan fosil yang ditemukan yakni tulang otak dan 90 persen tulang kaki sebelah kanan.
Juru bicara Museum menjelaskan penemuan ini diyakini memberikan petunjuk penting mengenai kehidupan dinosaurus pada masa itu.

Rencananya, fosil hasil penemuan ini akan ditampilkan di Fukui Ken-ritsu Kyōryū Hakubutsukan mulai 20 Maret sampai 5 April.
Situs web
Fukui Ken-ritsu Kyōryū Hakubutsukan

source: http://www.dinosaur.pref.fukui.jp/en

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)