Skip to main content

Mitos-mitos Tentang Seks

 
Tidak ada seks yang aman, tapi ada tindakan untuk membuat seks lebih aman. Mempraktikkan teknik seks yang lebih aman dapat membantu mencegah penularan penyakit dan kehamilan yang tidak dikehendaki. Berikut ringkasan artikel mengenai seks antara mitos dan kebenaran, yang berjudul asli ”Myths About Safe Sex and Recommendations for Safer Sex”.


Mitos Seks 1: Kondom Sebanding dengan Seks Aman
Kebenaran: Kondom mungkin membuat aktivitas seksual lebih aman, tapi mereka tidak aman.
Penggunaan kondom secara salah dapat mengakibatkan kehamilan atau penularan penyakit. Rekomendasi untuk seks yang lebih aman: pelajari bagaimana menempatkan secara layak dan mengenakannya selama aktivitas seksual.

Mitos Seks 2: Seks Anal Mencegah Kehamilan
Kebenaran: Apa pun model aktivitas seksual saat terjadi ejakulasi dekat vagina yang terbuka dapat mengakibatkan kehamilan, termasuk anal seks.
Sperma hidup dan bergerak, dan ejakulasi dekat vagina terbuka, bahkan masturbasi yang mengakibatkan ejakulasi pada tubuh wanita dekat vagina, dapat mengakibatkan kehamilan. Ini memang jarang terjadi, tapi penting dicatat bahwa ini dapat terjadi.
Rekomendasi untuk seks lebih aman: Selalu kenakan kondom serta bentuk lain alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan, apa pun jenis aktivitas seksual, termasuk masturbasi, anal, atau vaginal jika ejakulasi terjadi di tempat-tempat dekat tubuh perempuan.

Mitos Seks 3: Seks Orang merupakan Seks Aman
Kebenaran: Oral seks tidak mengakibatkan kehamilan, tapi penyakit seksual dapat menular melalui seks oral.
Seks oral masih mensyaratkan kontak cairan antara mulut dan organ genital, dan penularan penyakit seksual dapat terjadi selama seks oral, bahkan HIV.
Rekomendasi untuk seks yang lebih aman: Gunakan pencegahan yang sama dengan seks oral seperti seks dengan penetrasi (pemasukan).

Mitos Seks 4: Mudah Mengetahui jika Seseorang Memiliki Penyakit Seks Menular
Kebenaran: Sebagian besar orang yang memiliki penyakit seksual menulis tidak tampak sakit atau memiliki tanda-tanda yang tampak mengenai penyakitnya. Kenyataannya, pria dan wanita bisa membawa penyakit seks menular.
Rekomendasi untuk seks aman: Selalu gunakan beberapa jenis metode perlindungan selama aktivitas seksual, seperti kondom.

Mitos Seks 5: Mencabut adalah Aman
Kebenaran: Pria mengeluarkan cairan bahkan sebelum ejakuasi, dan vagina mengeluarkan cairan juga. Ketika seseorang menyentuh dengan cairan tersebut, penyakit seks menular dapat ditularkan, bahkan jika pria menarik penis sebelum ejakuasi penuh. Kehamilan dapat terjadi sejak sperma masih dalam pra-ejakulasi.
Rekomendasi untuk seks aman: Selalu kenakan kondom selama penetrasi dan seks oral untuk menghindari penularan penyakit dan dapat mencegah kehamilan.

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)