Skip to main content

Afgan Tak Dapat Cokelat di Hari Valentine


Hari kasih sayang (Valentine's Day) tahun ini dilalui Afgan tanpa hal berarti. Pasalnya, penyanyi muda ini tak mendapat satu pun cokelat di hari yang identik dengan cokelat, mawar, dan boneka itu.

"Enggak ada yang kasih cokelat. Kalau dari fans dapat ucapan selamat dan bunga. Tapi kalau dari teman spesial sih enggak ada," tutur Afgan, ditemui di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Senin (15/2/2010).

Justru pada hari Valentine, penyanyi yang memulai debut layar lebar di film Bukan Cinta Biasa itu sibuk bekerja.

"Yang spesial Valentine dilalui dengan bekerja. Keluarga ikut menemani. Alhamdulillah, Valentine bisa bekerja," kata Afgan penuh syukur.

Pria berkaca mata itu memang tengah fokus dengan karier. Selain akan merilis album baru, Afgan juga berniat main film lagi. Tampaknya, dia ketagihan berakting di depan kamera lagi.

"Saya ingin syuting lagi setelah film pertama kemarin. Tapi tetap saya melihat respons masyarakat dulu. Waktu syuting film, itu pas libur. Jadi ada jalan keluar untuk bisa menyelesaikan film sekaligus lagu saya," jelasnya.

Di tengah kesibukan menyanyi dan film, Afgan tetap mengingat pesan orangtua untuk memprioritaskan pendidikan. Afgan tidak mau mengecewakan orangtua.

"Prioritas orangtua tetap kuliah karena itu investasi seumur hidup. Saya enggak mau mengecewakan orangtua. Jadi, sesibuk apapun harus tetap belajar," tandasnya.

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)