Skip to main content

Bandara Terpaksa Ditutup Karena Kutub Bumi Bergeser

Kutub utara magnet planet secara perlahan tapi pasti terus berubah. Seperti dialami Bandara Tampa yang terpaksa ditutup untuk menyesuaikan landasan pacunya.


http://static.inilah.com/data/berita/foto/1125162.jpg

Bandara Internasional Tampa terpaksa menyesuaikan kembali landasan pacu mereka karena pergerakan medan magnetik Bumi. Hal ini disebabkan karena informasi pilot untuk navigasi pesawat ditentukan oleh posisi magnetik Bumi.

Menurut Federal Aviation Administration (FAA), akibat fluktuasi gaya, bandara internasional ini menutup landasan utamanya hingga 13 Januari 2011 guna mengubah dan menggeser rambu-rambunya.

Kutub ini dihasilkan oleh gerakan-gerakan dalam dan luar inti Bumi, meski proses tepatnya belum dipahami. Kutub-kutub ini juga selalu bergeser beberapa derajat tiap tahun.

“Namun, efek perubahan itu hampir tak pernah menimbulkan masalah seperti di landasan pacu besar Tampa yang butuh penyesuaian kembali,” kata juru bicara FAA Paul Takemoto. Medan magnet bervariasi di berbagai tempat. Untuk saat ini, penyesuaian diperlukan di bandara Tampa, sementara bandara lain di seluruh dunia masih belum memerlukannya.

Seberapa sering penyesuaian seperti ini dilakukan? “Penyesuaian seperti ini tak sering terjadi,” kata Takemoto. Ia memaparkan, perubahan itu dibutuhkan bandara yang lebih kecil seperti bandara O Peter Knight di Tampa. Penyesuaian ini juga tidak mempengaruhi keselamatan penumpang.

”Anda hanya butuh ketepatan pada kompas. Untuk memastikan ketepatan itu, Anda harus melakukan perubahan ini,” jelasnya. Juru bicara wanita FAA Kathleen Bergen menambahkan landasan dan pemetaan mengandalkan informasi geomagnetik.

“Penerbangan dipetakan menggunakan lintang dan bujur serta kutub magnet,” katanya. Landasan pacu tersibuk Tampa International akan dirancang ulang pada pemetaan penerbangan 19R/1L.

Pada akhir bulan ini, paralel bandara timur dan timur-barat akan ditutup untuk mengubah rambu-rambu yang mencerminkan rancangan baru. “Kutub Bumi berubah secara konstan, ketika berubah lebih dari tiga derajat, perubahan mempengaruhi bandara,” kata Bergen.

“Mengatur ulang landasan pacu merupakan peristiwa sangat ekstrim,” jelas ilmuwan divisi geomagnetisme Natural Resources Kanada Lorne McKee. Perubahan lahan relatif lambat dan ditandai secara bertahap tiap 10 derajat.

Lahan itu bergeser sekitar 10 derajat ke timur pada abad ke-16 hingga 25 derajat ke barat pada awal abad ke-19 sebelum kembali ke titik tiga derajat ke barat. McKee mengatakan, meski tingkat perubahan tak konsisten, ia menekankan bahwa perubahan itu terjadi jauh lebih cepat.

Magnet kutub utara dan selatan terkenal berlawanan. Kebalikan ini terekam dalam magnetisme batuan kuno yang tak bisa ditebak. Terakhir kali terjadi pertukaran posisi yaitu 780 ribu tahun silam. Apa kita segera mengalaminya lagi? Tak ada yang tahu.

source: http://teknologi.inilah.com/read/detail/1125162/kutub-bergeser-bandara-tampa-tutup

Popular posts from this blog

Berikut Adalah Daftar Gaji Bos-Bos BUMN

Fenomena Ayam Kampus

Daftar Eco Racing

Mau tau mengenai Eco Racing? Berikut daftar agen eco racing mitra kami.  Cara Bergabung Eco Racing . Cara Daftar Member Eco Racing . Cara Daftar Agen Eco Racing . Agen Eco Racing Batam Center . Agen Eco Racing Batam . Cara Bergabung Eco Racing . Stokis Eco Racing Batam . Distributor Eco Racing Batam . Agen Eco Racing Tegal . Eco Racing Tegal . Distributor Eco Racing Tegal . Eco Racing Batam Distributor Eco Racing Batam . Stokis Eco Racing Tegal . Distributor Eco Racing Tegal . Jual Eco Racing Tegal . Agen Eco Racing Tegal . Stockist Eco Racing Tegal . Agen Eco Racing di Tegal . Agen Eco Racing Tegal . Eco Racing di Tegal . Eco Racing Malaysia . Distributor Eco Racing Malaysia . Eco Racing Johor Bahru . Distributor Eco Racing Johor Bahru . Jual Eco Racing Johor Bahru . Eco Racing Brunei . Agen Eco Racing Brunei . Jual Eco Racing Brunei . Stokis Eco Racing Brunei . Distributor Eco Racing Brunei Eco Racing Brunei . Ejen Eco Racing Brunei . Eco Raci...