Saturday, September 4, 2010

Kisah Pilu Hidup Helen Kehler (Terlahir Buta Dan Tuli)

,



http://4.bp.blogspot.com/_-7D2A9dCh3E/S2i5hKblxXI/AAAAAAAAAVM/K2u1zqgiNH8/s320/Helen-Keller-Kehler.jpg
Pernahkah kalian mendengar kisah Helen Kehler ? Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan dalam kondisi buta dan tuli. Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa membaca, melihat, dan mendengar.

Nah, dalam kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.

Helen Keller seorang wanita yang buta dan tuli,lahir di Tuscumbia, Alabama, 27 Juni 1880 , dan meninggal meninggal di Easton, Connecticut, pada 1 Juni 1968 pada umur 87 tahun. Helen adalah pemenang dari Honorary University Degrees Women's Hall of Fame, The Presidential Medal of Freedom, The Lions Humanitarian Award, bahkan kisah hidupnya meraih 2 piala Oscar. Helen Keller juga menulis artikel serta buku-buku terkenal, diantaranya The World I Live In dan The Story of My Life (diketik dengan huruf biasa dan Braille), yang menjadi literatur klasik di Amerika dan diterjemahkan ke dalam 50 bahasa. Ia berkeliling ke 39 negara untuk berbicara dengan para presiden, mengumpulkan dana untuk orang-orang buta dan tuli. Ia mendirikan American Foundation for the Blind dan American Foundation for the Overseas Blind.
http://www.dominica-weekly.com/wp-content/uploads//2008/03/hurt-children2.jpg
Tidak ada seorangpun yang menginginkan lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan memilih untuk lahir dalam keadaan normal. Namun siapa sangka, dengan segala kekurangannya, dia memiliki semangat hidup yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang legendaris.

Dengan segala keterbatasannya, ia mampu memberikan motivasi dan semangat hidup kepada mereka yang memiliki keterbatasan pula, seperti cacat, buta dan tuli.

Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti dirinya mampu menjalani kehidupan sebagaimana manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah diucapkan Helen Kehler :
*It would be a blessing if each person could be blind and deaf for a few days during his grown-up live. It would make them see and appreciate their ability to experience the joy of sound*
Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah bila setiap orang yang sudah menginjak dewasa itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja. Dengan demikian, setiap orang akan lebih menghargai hidupnya, paling tidak saat mendengar suara!

Sekarang, coba kalian bayangkan sejenak….……menjadi seorang yang buta dan tuli selama dua atau tiga hari saja!

http://www.intelligentspeculator.net/wp-content/uploads/2010/06/pain.jpg
Tutup mata dan telinga selama rentang waktu tersebut. Jangan biarkan diri kita melihat atau  mendengar apapun. Selama beberapa hari itu  tidak bisa melihat indahnya dunia,  tidak bisa melihat terangnya matahari, birunya langit, dan bahkan kita tidak bisa menikmati musik/radio dan acara tv kesayangan!

Bagaimana ? Apakah beberapa hari cukup berat? Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?

Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja, bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada dalam diri kita.

Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah keluhan demi keluhan. Hingga tidak pernah  menghargai apa yang sudah kita miliki. Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati oleh orang lain.

Ya! Kemewahan untuk orang lain!

Coba kita renungkan, bagaimana orang yang tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah kemewahan yang luar biasa baginya.

Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin akan mampu melakukan banyak hal, termasuk membuat sebuah tulisan yang menarik.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan bisa memandang hidup dengan lebih baik.
Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah! Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.
http://www.greatjewishmusic.com/Images/Serenity.jpg
Pesan Helen Kehler :  "Masyarakat harus belajar bahwa orang buta bukanlah orang jenius atau aneh atau idiot. Dia memiliki pikiran yang dapat dididik, tangan yang dapat dilatih, memiliki ambisi untuk berusaha, dan itu tugas masyarakat untuk membantu mereka dan membuat mereka menjadi terbaik dari dirinya supaya mereka orang buta bisa memiliki cahaya dalam bekerja. " 

source: http://konsumtif.blogspot.com/2010/06/kisah-pilu-hidup-helen-kehler.html

6 komentar to “Kisah Pilu Hidup Helen Kehler (Terlahir Buta Dan Tuli)”

  • September 4, 2010 at 8:56 AM
    A-g thedoctor says:

    yg aneh dari artikel ini, org yg buta dan tuli sejak lahir koq bs ngomong??? bagaimana cara dia untuk belajar mengucapkan kata2 tanpa pernah mendengar ataupun melihat hurup2 atau cara mengucapkan kata2 tersebut.?? bingung gw..

  • September 4, 2010 at 4:33 PM
    Gusti says:

    saya sudah coba search tapi belum dapat jawaban bagaimana beliau bisa menuangkan motivasinya menjadi tulisan2...

  • October 7, 2010 at 6:18 AM
    Ferdi says:

    aduh, Helen Keller tidak terlahir buta dan tuli. Yang saya ketahui sih, Helen buta dan tuli sewaktu dia terkena penyakit (seperti demam) yang menyebabkan penglihatan dan pendengarannya lumpuh semasa balita (klo ga salah umur 2 tahun). Klo soal bagaimana beliau dapat berbicara, disini yang saya salutkan darinya. Beliau belajar berbicara oleh sitternya, yang sebelumnya beliau udah bisa belajar bahasa isyarat, dan yang sebelumnya lagi beliau belajar bahasa isyarat dengan cara menuliskan apa yang ingin disampaikan lewat tangan. Bukan dengan pulpen, mirip kalau kita ingin tebak2an huruf apa yang teman kita tulis dipunggung.

  • December 12, 2010 at 1:17 AM
    santoso says:

    iya nih , biographynya patut diperbaiki segingga tidak salah kaprah untuk dicerna.
    mana yang benar ,sih bro .
    buta ,tuli dari lahir kok bisa menuangkan ke tulisan ataukah ada makhluk lainnya atau dalam periode tertentu mengalami keterkaitan dalam pendengaran dan penglihatan.
    semoga dicerahkan oleh yang mengerti

    salam
    santoso

  • December 15, 2010 at 9:59 PM
    Anonymous says:

    Kalau pengin tahu....baca bukunya...dia punya guru namanya: Anne Sullivan yang mengajarinya berkomunikasi lewat tangannya pertama kali

  • November 19, 2011 at 4:28 AM
    Anonymous says:

    saya pernah nnton flem nya.. sangat2 menakjubkan dan membuat hati tersentuh...

Post a Comment

Jangan Lupa Tinggalin komentar di wahw33d. Kamu bisa Bertanya dan memberikan tanggapan artikel diatas. Tapi jangan nyepam yah.. hehe

 

wahw33d Copyright © 2009 - 2012 | Template Modified by GooGrape | Powered by Blogger