Friday, September 3, 2010

10 Alasan Mengapa Kita Harus Kasihan Sama Malaysia

,


Anwar Ibrahim
Pemimpin Oposisi Malaysia yang dekat dengan Indonesia
Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, tulisan ini tidak dimaksudkan untuk membakar kemarahan anda terhadap Malaysia. Sebaliknya, kita mungkin sedikit perlu berempati kepada tetangga kita itu yang nyaris tidak punya identitas.

Peace, dan cobalah kita berjiwa besar karena kita adalah bangsa besar, jauh lebih besar dan dahsyat dari Malaysia atau negara-negara kecil lain di dunia. Silakan anda baca tulisan di bawah.



1. Kemerdekaan Malaysia diberi oleh Inggris


Indonesia lahir dan jadi bangsa terbesar di dunia dengan cara yang heroik, mengusir bangsa-bangsa imperialis terbesar dunia, Belanda, Inggris, Jepang. Sukarno, Hatta, Jenderal Sudirman, Bung Tomo, sejarah Indonesia penuh dengan pahlawan-pahlawan besar. Malaysia merdeka dikasih Inggris.


Baca kutipan dari Majalah Time di tahun 1957 tentang kemerdekaan Malaysia :



“The Malayans .. though the curiously un-enthusiastic calm with which they received their independence was attributed by British residents to the fact that it was ‘handed to them on a platter.’”

Warga Malaysia tidak antusias karena kemerdekaannya seperti diberi oleh kerajaan Inggris.
Time Magazine, “Malaya, A New Nation”.
2. Pusat budaya Melayu adalah Sumatra, Bukan Malaysia.


Melayu awalnya berpusat di Kerajaan Melayu dan Sriwijaya yang berpusat di Jambi dan Palembang. Dasar kebudayaan Malaysia cuma Melayu itupun kalah sama Sumatra. Lagu-lagu, tarian, dan karya sastra Melayu di Sumatra jauh lebih kaya. Dan kebudayaan Melayu hanyalah salahsatu dari ribuan budaya Indonesia yang sangat unggul dan kaya. Makanya Malaysia suka meng-copy-paste kebudayaan lainnya termasuk Indonesia, China, dan India.


3. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Vs Malaysia


Lagu kebangsaan Indonesia adalah salahsatu lagu kebangsaan paling heroik di dunia, dan selalu dinyanyikan bangsa Indonesia dengan penuh rasa kebanggaan. Lagu kebangsaan Malaysia, ternyata cuma hasil jiplakan lagu orang.


4. Ekonomi Indonesia akan jadi jauh lebih besar dari Malaysia


Juni 2009 kemarin Morgan Stanley menyatakan Indonesia akan menjadi The Next BRIC, Brazil, Rusia, India, China, dan Indonesia, dan mempunyai potensi menjadi salahsatu ekonomi terkuat di dunia. Indonesia diundang secara khusus di pertemuan eksklusif negara-negara industrial G-8, dan menjadi anggota dari G-20. Malaysia tidak pernah diundang (Singapura aja ngga diundang!).


5. Ketergantungan Malaysia Pada Indonesia.


Ekonomi Malaysia tergantung dengan Indonesia. Walaupun TKI cuma kuli kasar, ekonomi Malaysia akan langsung kolaps kalau tidak ada mereka.

6. Malaysia, Bosan! (Bukan ”Malaysia, Bisa!”).


Malaysia adalah negara paling membosankan di dunia. Tidak banyak hal-hal menarik pernah terjadi di Malaysia. Berita paling seru di Malaysia adalah kasus sodomi Anwar Ibrahim.


7. Malaysia Super Corridor

Malaysia pernah bikin jaringan internet canggih Malaysia Multimedia Super Corridor yang sangat mereka banggakan. Indonesia punya Onno Purbo, dan Onno Purbo diundang jadi pembicara di CERN, European Organization for Nuclear Research, tempat kelahiran WWW di dunia.

8. Dominasi Lagu Indonesia di Malaysia


Lagu-lagu Indonesia mendominasi Malaysia, sampai-sampai para penyanyi dan produser lagu Malaysia yang keteteran, ”Persatuan karyawan industri musik Malaysia” (Karyawan), meminta Kementrian Komunikasi Malaysia segera membatasi pemutaran lagu-lagu Indonesia. Lagu-lagu Malaysia sendiri benar-benar menyedihkan dan tidak bermanfaat bagi umat manusia.


”Penyanyi rock terkenal Malaysia Amy Search mengatakan kepada pers, jika jam 10 malam ke atas Malaysia sudah seperti Jakarta karena semua radio menyiarkan lagu-lagu Indonesia hingga dinihari”.

Laporan AntaraNews September 2008, Lagu Indonesia Bakal Dibatasi di Radio Malaysia.

9. Malaysia Belum bisa Demokrasi.


Malaysia masih negara otoriter, tokoh seperti Anwar Ibrahim saja dituduh sodomi secara resmi oleh pemerintahnya sendiri. Dan sebaliknya adalah sebuah keajaiban besar, bahwa sebuah bangsa yang sebesar dan sekompleks Indonesia, justru sudah mampu membangun sistem demokrasi yang baik dan damai.


10. Malaysia Truly Buaya.


Turis Malaysia datang ke Indonesia dan menikmati keindahan alam Indonesia. Turis Indonesia datang ke Malaysia karena ketipu. (Masak orang Indonesia jalan-jalan ke Malaysia mau lihat reog sama tari Pendet?!).


Dan untuk apa kesana cuma mau lihat Menara Petronas? Mending lebih seru ke Singapur atau Dubai sekalian, atau ke Bandung makan batagor.


Sekali lagi, Peace. Manfaatkan semangat dan emosi besar anda untuk membangkitkan Indonesia!
 
source: http://dunia-panas.blogspot.com/2010/09/10-alasan-dan-sebab-mengapa-kita-harus.html 

26 komentar to “10 Alasan Mengapa Kita Harus Kasihan Sama Malaysia”

  • September 3, 2010 at 9:26 PM
    ara says:

    benerr tuh yang malaysia truly buaya. hahaha
    waktu itu abank saya jalan2 ke singapura nd malaysia. katanya malaysia tuh ga enak, ga seru, ga betah, kayak desa... beda ama singapura..

  • September 4, 2010 at 10:18 AM
    chauvinisme says:

    Itu emang dilihat dari sisi "kasihan"nya doang gan, lihat gimana polah mereka yang pura-pura tuli, imitasi, plagiator tingkat dunia.
    Apaan tuh main caplok wilayah + kebudayaan?
    Kalau emang tahu diri Malaysia perlu dikasihani, bukan denga cara main rusuh dong!
    Gak usah SOK INNOCENT!

  • September 4, 2010 at 12:25 PM
    kasihan says:

    ya itu semua emeng bener! mengapa kita harus melawan malaisia yang masih seumuran jagung? kasin kan?!.....

  • September 4, 2010 at 12:34 PM
    anton says:

    bener2 kasihan tuwh malingsia....
    Selain mereka plagiat,ternyata juga besar mulut...

  • September 4, 2010 at 12:48 PM
    Mbah senang says:

    Malaysia,..negara gk pny pndirian...trlalu bny kjelekan yg mo d ungkapkn..jd bingung komen apa...

  • September 4, 2010 at 1:55 PM
    candra says:

    petronas aja njiplak candi prambanan.

  • September 5, 2010 at 3:07 AM
    gerakan anti malaysia says:

    malaysia tu,,, ngaranya orang TAMAK,,,, GAk Kreatif,,,

  • September 5, 2010 at 7:26 AM

    Teman saya yang ada turunan Hindi-Malaysia juga mengaku ngga ada kebanggan atas perjuangan kemerdekaannya. Dia juga kecewa pada kebijakan UMNO yang cenderung rasis

    Ya kami berdua ga pernah bentrok karena hanya kami berbeda negara.

  • September 6, 2010 at 8:43 PM
    Anonymous says:

    Saya juga ga betah pas ke malaysia, ga beda ama jakarta..bosen

  • September 7, 2010 at 10:15 PM
    kang sukma says:

    bagus2 artikelnya nih..aku suka....ini alamat bogku.....sukmayadiblogs.blogspot.com

  • September 8, 2010 at 7:36 AM
    Anonymous says:

    emm.. walau ada yg tidak benarnya, tatapi aku cukup setuju yg pergunakan saja EMOSI BESAR anda itu untuk memajukan Indonesia.:)

  • September 9, 2010 at 2:20 AM
    Anonymous says:

    salut atas artikelnya....

  • September 18, 2010 at 10:10 PM
    hacker says:

    ya nama ja malaysia..merdeka ja karena di kasih..jd kasihanilah pengemis itu...kita sebagai bangsa indonesia yg kya kasihanilah pengemis itu

  • September 19, 2010 at 6:04 AM
    Anonymous says:

    bener malaysia brengsek..buktinya no hp XL ku selalu di kenain RBT padahal aku ga ndaftar lho...ujung2nya unreg......itupun perlu biaya ga sedikit untuk tau gimana unreg nya........kapok pake kartu XL pulsa di sedot mulu..pake rbt atau apalah

  • September 26, 2010 at 12:43 AM
    Anonymous says:

    Wkwkwkwkwkwk.....ane setuju 100000% ama ente.....terus bongkar fakta2 yg ada tentang Indonesia tercinta dengan Malaytod!!

  • September 29, 2010 at 4:22 PM
    premanTARKAM says:

    satu lg Gan,... di sono gak ada tawuran antar kampung yg didahului dg pertandingan sepak bola jd bikin bosen,monoton & jadul... 'damai & bersatulah negeriku, INDONESIA RAYA'

  • October 4, 2010 at 3:33 AM
    bukhori says:

    wkwkwkwkwkwk

  • October 8, 2010 at 6:09 PM
    praYogi wardani says:

    gue setuju banget, bila kita terpancing oleh si MALAYSIA KEPARAT tuh sama aja kita menepuk se ekor nyamuk ........... tau kan bagaimana hasil yg kita dapatkan ?????? cuma CAPE doang ..........

  • October 11, 2010 at 3:05 AM
    Anonymous says:

    buat mas praYogi wardani, cape dech...wkwkwkwk

  • October 29, 2010 at 11:00 PM
    Anonymous says:

    amerika kita strika.. ingris kita linggis malaysia kita siksa..!

  • December 9, 2010 at 5:26 AM
    Oppie says:

    jadi pengen balik ke Indonesia, ternyata hidup di Indonesia jauh lebih enak dan nyaman.....orang yang hidup di LN, kadang cuman mempertahankan gengsi aja....gak mau balik ke Indonesia maluuuu kaliiii

  • February 11, 2011 at 3:07 PM
    Billy lalujan says:

    tambah 1 lagi..,,indonesia adalah negara impian malaysia,,..karena,mereka itu tidak punya apa2,,makanya mereka mau mengenai indonesia,,kasihan sekali malaysia..mereka hanya mimpi mau seperti kita..jd malay gue ngomongin malaysia,.tidak level,,..!!!! "FUCK MALAYSIA..,,!!"

  • July 18, 2011 at 12:41 AM

    ikut melestarikan kerajinan daerah sehingga mampu bersaing dengan produk luar negeri yang masuk ke dalam negeri, salam kenal gan :D, semoga tetap cinta produk Indonesia, dan tetap berkompetisi dengan produk luar negeri.

  • July 31, 2012 at 12:29 AM
    Anonymous says:

    Gunakan energi positif kita untuk Indonesia, gak guna mengejek .. terlalu banyak mencemooh makin terlihat naif kita ..

  • August 14, 2012 at 10:05 PM
    Anonymous says:

    Ya gimanapun juga kan yang dinamain bermusuhan itu nggak baik sich,, cape gue,,kenapa sich nggak berbaikan saja?
    Maju Indonesia Raya!

  • September 4, 2013 at 1:23 AM
    Anonymous says:

    Bagus. Indonesia dan Malaysia bergaduh, bergasak. Singapura dan Israel ketawa, bersorak.

    Menangis arwah Pak Hamka.

Post a Comment

Jangan Lupa Tinggalin komentar di wahw33d. Kamu bisa Bertanya dan memberikan tanggapan artikel diatas. Tapi jangan nyepam yah.. hehe

 

wahw33d Copyright © 2009 - 2012 | Template Modified by GooGrape | Powered by Blogger