Skip to main content

Analisis Kemiringan Otak Anggota DPR Dan Tegaknya Gedung DPR

Penghuni Miring Di Gedung Tegak

Studi Banding Salah Satu Anggota DPR
 
BILA otak dirasuki nafsu kotor, semua yang bersih di hadapan mata bisa dikelabui menjadi kotor. Celakanya, pengelabuan itu dibenarkan karena telah ditempuh melalui prosedur yang dibenarkan menurut logika hukum. Korupsi, penyakit terparah bangsa ini, telah menjadi wabah di semua institusi negara. Celakanya, parlemen, institusi yang berisi para wakil rakyat yang mengemban aspirasi--di antaranya kebencian publik terhadap korupsi--justru menjadi sarang korupsi.

Itu bukan isapan jempol belaka. Sudah banyak anggota DPR yang masuk bui karena suap dan manipulasi. Banyak pula anggota dewan aktif yang kini menjadi saksi dan berkelit di persidangan suap tanpa merasa bersalah.

Tidak cuma itu. Survei lembaga Transparency International Indonesia dalam beberapa tahun terakhir masih menempatkan DPR sebagai salah satu lembaga terkorup di negeri ini, bersama kepolisian, kejaksaan, kehakiman, dan partai politik.

Korupsi sudah merusak cara berpikir anggota dewan sedemikian rupa sehingga tega memiringkan yang tegak, menyalahkan yang benar, dan membengkokkan yang lurus. Rencana membangun gedung baru DPR senilai Rp1,8 triliun adalah sebuah contoh tentang kemiringan berpikir itu.

Gedung berusia 19 tahun yang masih tegak berdiri itu dihembuskan ketakutan mati para anggotanya karena gedung berlantai 24 itu dikabarkan telah miring 7-8 derajat. Ketakutan itu menjadi landasan kuat untuk mengucurkan uang Rp1,8 triliun bagi pembangunan gedung baru.

Itu bermula dari gempa tektonik yang melanda Jawa Barat pada 2 September 2009. Pimpinan DPR yang takut mati menulis surat kepada Departemen Pekerjaan Umum pada 15 September 2009 untuk meneliti kelayakan gedung, terutama perkara ketahanan terhadap guncangan gempa.

Departemen Pekerjaan Umum lalu meneliti dan menjawab surat pimpinan DPR itu seminggu kemudian. Isinya, gedung itu memerlukan perbaikan ringan. Tidak ada satu kata pun rekomendasi dari PU yang mengatakan gedung itu miring dan karena itu, harus dibangun gedung baru.

Kalau otak dirasuki nafsu korupsi, nalar pun dikorbankan. Soal kemiringan gedung, misalnya, harus ada orang atau lembaga kompeten yang menentukan. Tidak bisa diputuskan berdasarkan ketakutan para anggota saja terhadap guncangan gempa.

Jangan hanya karena nafsu membelanjakan uang Rp1,8 triliun dan nikmat yang tersembunyi dan terjanjikan di balik belanja itu, kemiringan gedung disepakati dengan cara yang sangat konyol. Apa pun argumennya, soal kemiringan gedung ada pada wilayah kompetensi otoritas sipil, bukan DPR.

Tetapi bila penghuni gedung didominasi pikiran miring, bangunan yang tegak pun bisa dibilang miring. Dan, ternyata DPR mengabaikan sama sekali kompetensi dan otoritas sipil ketika telah mengetuk palu bagi pembangunan gedung baru senilai Rp1,8 triliun.

Nurani dan keterkaitan batin di sekitar kemiskinan dan kejujuran ternyata telah terputus antara anggota DPR dan rakyat yang diwakilinya. DPR telah menemukan habitatnya, yaitu sebuah gedung tegak yang memupuk semua pikiran dan selera miring.

source: http://wisbenbae.blogspot.com/2010/05/analisis-pengaruh-kemiringan-gedung-dpr.html

Popular posts from this blog

Kumpulan kata-kata Bijak Mario Teguh Terbaru

Kumpulan kata-kata bijak MARIO TEGUH terbaru dan update tentunya. Sapa yang tidak mengenal Mario Teguh?Bagi kalian yang belum tahu siapa itu Mario Teguh bisa cari info disini.Berikut merupakan kumpulan kata-kata bijak Mario Teguh. Orang yang menghindari kesalahan, tidak akan tumbuh. Nikmatilah setiap proses kehidupan. Orang lain adalah cermin. Ada dua jenis : cermin baik dan buruk. Cermin buruk, sebaik apapun diri kita, akan tetap memantulkan gambar diri yang bengkok. Itulah mengapa anda perlu bergaul dengan lingkungan yang baik Kebesaran orang bukan ditentukan oleh besar kecil tubuhnya, melainkan besar kecil hatinya. Tidak mungkin ada dua benda dalam satu ruang. Pilih apa yang hendak anda masukkan ke hati anda : kebaikan atau kejahatan? Budi Pekerti adalah tindakan baik yang didasari oleh tujuan yang baik. Tujuan kemanusiaan dari budi pekerti adalah agar anda berguna bagi sesama. Jika hidup dan matiku untuk Tuhan, untuk saya apa? Anda dapat apa yang Tuhan miliki...

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...