Skip to main content

Anjing Tanpa 2 Kaki Depan, Pelari Kencang



Hoppa, seekor anjing ras campuran yang berumur empat tahun milik Avi Kuzi, mahasiswa asal Tel Aviv, Israel, ini dilahirkan cacat tanpa dua kaki depan. Menyaksikan kondisi anjingnya yang cacat, Avi berusaha keras bagaimana menolong anjing kesayangannya agar bisa seperti anjing lain, hidup normal. "Saya berusaha membantu hewan ini agar bisa bermain, berlari, seperti anjing normal. Lalu, saya berpikir dan menciptakan alat bantu kaki palsu beroda bagi Hoppa, agar bisa bermain dan berlari," katanya.

Dengan kaki palsu beroda ini, Hoppa bisa berjalan-jalan di kota Tel Aviv, Israel, dan pulang ke rumah tanpa menyusahkan pemiliknya.

Avi yakin dengan alat bantunya bisa makin meningkatkan kualitas hidup hewan sehingga kembali merasa normal.

"Saya senang menyaksikan Hoppa bisa bermain, berlari, dan berjalan. Hewan ini bisa pergi bermain, kemudian pulang kembali ke rumah," katanya.

Avi, pria muda ini, tercatat sebagai mahasiswa seni sebuah universitas di Tel Aviv. Dia merupakan salah satu anggota komunitas penyayang binatang.

Ia berharap badan perkumpulan penyayang binatang akan merekomendasi alat buatannya untuk membantu para hewan yang cacat ataupun yang kakinya diamputasi

source: http://tribunbatam.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=41458&Itemid=1

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)