Skip to main content

Etika ngeblog

Memang benar blog itu dapat membuat kita menjadi eksresif dalam menuangkan gagasan-gagasan yang ada dalam pikiran kita. Memang benar blog memberikan kebebasan untuk berkomentar, bercuap-cuap dan berinteraksi antar sesama pengguna blog. Namun, di luar itu tetap juga ada batasan-batasan normatif yang sebaiknya jangan kita langkahi agar tidak dianggap kurang ajar dalam memanfaatkan blog.

Seperti yang diutarakan Rebecca Blood, si master blogger, "The weblog greatest strength - its uncensored, unmediated, uncontrolled voice - is also its greatest weakness. Kekuatan blog sebagai sarana berekspresi sebebas-bebasnya justru dianggap sebagai titik terlemah dari blog itu sendiri. Maka dari itu dibuatlah buku "The Weblog Hadbook: Practical and Maintaining Yout blog" yang isinya membahas seputar etika ngeblog itu sendiri.

Adapun garis besar kode etik ngeblog, diantaranya:
  1. Tulislah Fakta.
  2. Hargai sumber tulisan.
  3. Koreksi tulisan.
  4. Tidak menghapus tulisan.
  5. Tidak mengganti alamat postingan.
  6. Keterbukaan terhadap konflik kepentingan.
  7. Tidak menghapus komentar.
  8. Tahu batas pribadi dan publik.
  9. Tidak kopi-paste.
  10. Tidak memicu kerusakan.
  11. Menampilkan identitas.
Contoh diatas merupakan hal yang lumrah jika kita sudah berada di area blogging, maka dari itu camkan daftar diatas sebelum anda memulai ngeblog...

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)