Skip to main content

Milan Glorie Bungkam Indonesian All Stars Legend


Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi, pepatah ini nampaknya cocok bila melihat performa permainan tim AC Milan Glorie yang berhasil membungkam perlawanan Indonesian All Stars Legend dengan skort telak 5-1.

Serginho menjadi bintang empat gol yang dicetaknya. Tiga gol dicetaknya di babak pertama sementara sebiji gol dicetak di babak kedua, ditambah satu gol dari Dida. Sementara itu satu gol balasan dari Indonesia Legend dihasilkan oleh Ricky Yakobi.

Keunggulan Milan diawali lewat tendangan keras Christian Lantignotti dari kotak penalti, Hendro Kartiko yang menjaga gawang Indonesia gagal menyelamatkan bola dengan sempurna. Bola rebound langsung disambar Serginho yang berbuah gol di menit ke 12.

Serginho kembali mencetak gol melalui sundulan, setelah menerima umpan Lentignotti dari sayap kanan. Gol ketiga Serginho tercipta berkat umpan silang Alessandro Costacurta yang ikut membantu serangan. Keunggulan 3-0 ini bertahan hingga turun minum.

Dida membuat kejutan di babak kedua. Pemain asal Brasil ini kembali masuk ke lapangan, namun bermain sebagai Striker. Hasilnya, Dida sukses membobol gawang Hendro Kartiko melalui sundulan kepala, setelah menerima umpan dari Daniel Massaro di menit ke 60.

Dida benar-benar tampil ciamik. Pada menit ke 69, lewat satu sentuhan, Dida berhasil memberikan umpan kepada Serginho yang berhasil menyontek bola dengan keras sehingga berbuah menjadi gol ke empatnya di laga ini.

Indonesia berhasil mendapatkan penalti usai Rochy Puttiray dijatuhkan di kotak penalti di menit ke 73. Sayangnya eksekusi dari Ponaryo Astaman berhasil ditebak oleh kiper Massimo Taibi.

Indonesia akhirnya bisa mencetak gol lewat seorang Ricky Yakobi di menit 85. Mantan pemain Persib bandung ini menahan bola dengan dada, kemudian melepaskan tendangan voli cantik yang melengkung dan dengan mulus meluncur ke gawang Massimo Taibi tanpa bisa terhalau. Gol ini membuat pertandingan ditutup dengan skor akhir 5-1 untuk keunggulan AC Milan Glorie.

Susunan pemain:

Indonesia:- 20 Hendro Kartiko, 6 Yeyen Tumena, 3 Jaya Hartono, 4 Charis Yulianto, 18 Ansyari Lubis, 11 Bima Sakti, 12 Ponaryo Astaman, 7 Widodo Cp, 03 Aji Santoso, 21 Rochy Puttiray, 9 Ricky Yakobi

AC Milan:- 1 Nelson Dida, 5 Alessandro Costacurta, 6 Franco Baresi, 19 Gianluigi Lentini, 15 Stefano Nava, 25 Roque Junior, 7 Stefano Erano, 18 Christian Lantignotti, 21 Federico Giunti, 27 Serginho, 9 Jean Pierre Papin

(Sumber: http://bola.okezone.com/read/2011/09/04/51/498634/milan-glorie-bungkam-legenda-indonesia )

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)