Skip to main content

Parkir Juga Ada Ilmunya



Parkir yang tidak tertata rapi dapat menyebabkan beberapa masalah. Seperti penggunaan lahan parkir yang berlebihan atau makan tempat, repotnya mengeluarkan motor dari area parkir, atau malah resiko tersenggol saat mengeluarkan motor dari tempat parkir. Bukan tidak mungkin juga terjadi accident kecil di tempat parkir bukan ?

Berikut ini adalah beberapa tips yang didapatkan dari buku training MSF.

1. Jika anda parkir pararel tepat disamping trotoar, posisikan motor anda berjajar sedikit menyamping dimana roda belakang motor tepat mengarah ke trotoar dan roda depat mengarah diagonal kearah jalan.

2. Jika menggunakan standar samping, arahkan stang anda ke kiri untuk menambah tingkat kestabilan motor. Jangan lupa, jika mungkin, kunci garpu depan demi keamanan.

3. Selalu posisikan kunci kontak dalam posisi “locked” atau terkunci.

4. Pilihlah tempat parkir yang sekiranya aman dan diterangi cukup cahaya (bila malam hari).

5. Jika motor anda ditutupi dengan cover, pergunakan cover yang tidak bermerk. Cover bermerk justru menarik perhatian karena didalamnya bisa saja bukan motor biasa.

6. Sering-seringlah menengok motor anda diparkiran (bila di tempat umum) secara teratur. Bila mungkin setiap 1 hingga 2 jam.

7. Jika digembok / rantai, pergunakan gembok / rantai dengan kualitas yang baik. Rantailah motor anda pada chassis, jangan pada roda, dan bila dimungkinan rantailah pada fitur-fitur jalan yang kuat dan tidak bisa berpindah, seperti tiang listrik.

8. Tidak ada salahnya untuk memasang alarm anti maling.

9. Injakan pada standar samping bisa saja tenggelam kedalam tanah. Walaupun sewaktu memarkirkannya anda berada di tanah yang keras, namun bila hujan tanah bisa menjadi gembur dan standar jadi tenggelam yang bisa menyebabkan motor anda jatuh. Bawalah lempengan besi kecil namun cukup lebar untuk menjadi alas standar samping, dan pergunakan untuk mengalas standar bila anda harus parkir diatas tanah, pasir atau batu-batuan.

10. Sebagai stabilitas ekstra, parkirkan motor anda dalam keadaan gigi 1 masuk. Agar motor tidak mudah meluncur karena tertahan oleh mesin (karena tempat parkir yang mungkin tidak datar).

11. Dan carilah tempat yang datar untuk memarkirkan motor.

12. Carilah tempat parkir yang sekiranya jauh dari potensi bahaya. Seperti dekat pembakaran sate di warung sate, dekat tempat sampah (karena bisa saja yang punya tempat mau bakar sampah), dibelakang mobil box (karena yang punya mobil gak bisa liat motor kita dan bisa tertabrak sewaktu mengeluarkan mobil dari posisi parkirnya).

source: http://sofian-sukajadi.blogspot.com/2010/05/parkir-juga-ada-ilmu-nya.html

Popular posts from this blog

Sepuluh Kota Menakutkan di Dunia

Di bawah ini beberapa kota Gunkanjima 1 yang tidak berpenduduk sama sekali dikarenakan berbagai bencana sehingga kota tersebut di tinggalkan. Kota-kota itu kini menjadi mengerikan dan sering disebut Kota Hantu atau Kota Mati. 1. Kolmanskop Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah 2. Prypiat Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang be...

Istriku Budeg (Cerita Lucu)